Jelang Imlek, Pasar Saham Berpeluang Menguat
Jumat, 27 Jan 2006 09:41 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpelung menguat di akhir pekan ini. Sentimen regional akan menjadi pemicu penguatan indeks di lantai bursa. Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek pada 29 Januari, pelaku pasar juga diperkirakan akan kembali membeli saham untuk ivestasi. Meski mengalami koreksi tipis pada perdagangan Kamis kemarin (26/1/2006) namun tingginya transaksi yang terjadi mengindikasikan indeks masih akan bertahan di teritori positif.Terlihat pada pembukaan Jumat pagi ini (27/1/2006), IHSG langsung menguat 8,548 poin pada level 1.235,201.Saham-saham blue chip seperti sektor perbankan dan telekomunikasi menjadi daya tarik bagi investor untuk mengoleksi portofolio investasinya.Bursa regional pada Jumat pagi ini juga dibuka menguat seperti indeks Nikkei yang naik 300 poin lebih dan kembali mencapai level 16.000. Begitu pula dengan indeks STI Singapura dan Kuala Lumpur yang mengekor positifnya indeks Nikkei dan Dow Jones.Pada penutupan Kamis kemarin, IHSG terkoreksi 3,464 poin poin pada level 1.226,653. Penurunan indeks karena aksi profit taking terbatas saham blue chipdetikcom dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesPasar mulai mengantisipasi momentum perubahan arah suku bunga The Fed pada pekan mendatang, sehingga indeks diperkirakan masih akan melemah. Kondisi itu juga sejalan dengan pola pergerakan indeks yang telah membentuk evening star. Indeks akan bergerak dalam kisaran 1.210 - 1.238. Sarijaya SecuritiesInfo positif seperti tetapnya suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan kenaikan investasi Penanaman Modal Asing (PMA), akan dibayangi info negatif seperti ancaman inflasi dan kenaikan tarif dasar listrik (TDL).Akibatnya, IHSG akan bergerak dalam sideways dan jika gagal menembus resistance 1.238-1.245, maka support akan ada di level 1.212 dan lalu turun ke 1.185.Namun jika berhasil menguat dan menembus resistance, indeks bisa mengarah ke level 1.276-1.290.
(ir/)










































