Elon Musk Wanti-wanti Karyawan Tesla, Ada Apa?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 03 Des 2020 22:50 WIB
Tesla and SpaceX CEO Elon Musk smiles during a fireside chat at the National League of Cities (NLC) 2018 City Summit in Los Angeles, California, U.S. November 8, 2018. REUTERS/Kyle Grillot
Foto: Kyle Grillot/Reuters: CEO Tesla and SpaceX Elon Musk
Jakarta -

CEO Tesla Elon Musk memberi peringatan kepada karyawannya melalui email Selasa lalu (2/12). Elon Musk meminta seluruh karyawannya untuk mengontrol pengeluaran sehingga bisa mendapat keuntungan kuartalan.

Padahal, saham Tesla telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa menjelang masuk S&P 500.

Tahun ini, Tesla mulai mengeluarkan biaya untuk membangun pabrik baru dekat Austin,Texas-Amerika Serikat dan satu lagi di dekat Berlin-Jerman. Perusahaan juga melakukan perubahan pada fasilitas pengecatannya yang merupakan bagian dari pabrik perakitan di Freemont, California.

"Investor memberi kita banyak kredit untuk profitabilitas masa depan. Tetapi jika pada titik tertentu mereka menyimpulkan bahwa itu tidak akan terjadi, saham kita akan segera hancur," tulis Elon Musk seperti dikutip dari CNBC, Kamis (3/12/2020).

Pada awal 2020, di tengah penjualan mobil yang lesu di seluruh dunia, Tesla memotong gaji beberapa karyawan untuk sementara, memangkas kontrak dengan pekerja sementara, dan memecat sejumlah pekerja yang dirahasiakan setelah proses tinjauan kinerja tahunan. Sejak itu, perusahaan mempekerjakan kembali kontraktor dan mengembalikan gaji karyawan.

Elon Musk tak merinci bagaimana Tesla mengurus anggarannya. Mengenai pendapatan kuartal ketiga, ia mengatakan kepada analis dan pemegang saham akan membelanjakan uang secapatnya dan tidak akan menyiakannya.

"Kami mencoba membelanjakan uang dengan kecepatan tercepat yang kami bisa belanjakan dan tidak menyia-nyiakannya," ujar Musk.

(acd/hns)