BEJ Masukkan 4 Saham Dalam Transaksi Marjin
Senin, 30 Jan 2006 16:15 WIB
Jakarta - Bursa Efek Jakarta (BEJ) akan memasukkan empat saham baru yang bisa ditransaksikan melalui perdagangan secara marjin (margin trading) awal Februari mendatang. Keempat saham tersebut adalah PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), PT Panin Life Tbk (PNLF) dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).Demikian diungkapkan oleh Kepala Divisi Perdagangan BEJ Supandi, Senin (30/1/2006). Dengan masuknya empat saham tersebut, ada 49 saham yang memenuhi syarat untuk ditransaksikan dengan pembiayaan penyelesaian transaksi efek oleh perusahaan efek bagi nasabah. Pre-Opening Multipolar Mulai awal Februari 2006, saham PT Multipolar Tbk (MLPL) bisa diperdagangkan di prapembukaan perdagangan saham (pre-opening). Hal ini seiring dengan masuknya saham MLPL ke dalam perhitungan indeks LQ-45. "BEJ akan memasukkan saham baru tersebut ke dalam daftar saham yang ditransaksikan melalui pra-pembukaan," kata Supandi. Sebenarnya, terdapat dua saham baru yang masuk dalam perhitungan Indeks LQ-45 yakni saham PT Ciputra Surya Tbk (CTRS) dan PT Multipolar Tbk. Namun saham CTRS sudah masuk dalam daftar saham yang ditransaksikan melalui Pra-pembukaan terlebih dahulu. Dengan adanya penambahan ini, terdapat 66 saham yang dapat diperdagangkan melalui pra-pembukaan. Sebelumnya, hanya ada 65 saham setelah delisting saham PT Dankos Laboratories Tbk (DNKS). Harga prapembukaan menjadi patokan dalam transaksi saham pada sesi pertama dan kedua. Semua pesanan yang tidak tertampung pada prapembukaan akan dilanjutkan pada sesi pertama perdagangan.Prapembukaan akan membentuk harga pembukaan (open price) dan proses penempatan (matching). Harga pembukaan terjadi, jika harga pembukaan pada windows securities tidak sama dengan nol.
(ir/)











































