Malindo Masih Tunggu Pernyataan Efektif Bapepam
Rabu, 01 Feb 2006 13:47 WIB
Jakarta - Perusahaan pakan ternak, pembibitan, dan distribusi anak ayam berumur satu hari atau day old chick (DOC), PT Malindo Feedmil hingga kini masih belum mendapat pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) untuk melaksanakan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO).Perusahaan ini sebelumnya, merencanakan listing di Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada 10 Februari 2006. Otoritas bursa juga belum mendapat perubahan mengenai jadwal listing tersebut."Rencananya memang tanggal 10 Februari, tapi BEJ belum mendapatkan keterangan dari perseroan. Belum tentu mundur karena tanggal 10 kan masih lama," kata Direktur Pencatatan BEJ, Eddy Sugito, Rabu (1/2/2006).Dalam IPO ini, Malindo menawarkan 61 juta saham biasa atau 18 persen dari total saham perseroan. Saham ini mempunyai nilai nominal Rp 100 dan ditawarkan pada kisaran Rp 750-Rp 950 per saham.Selain Malindo, emiten yang akan melantai di BEJ pada Februari ini adalah PT Bakrie Telecom yang direncanakan listing 3 Februari.Rencana listing operator Esia ini juga sempat tertunda karena menunggu terbitnya pernyataan efektif dari Bapepam. Akibatnya, jadwal listing semula pada 23 Januari 2006 baru bisa direalisasikan pekan ini. Sebelumnya wakil Corporate Secretary Bakrie Telecom Nadia Mars mengatakan, keterlambatan pernyataan efektif dari Bapepam akibat beberapa dokumen yangn belum disampaikan ke Bapepam.
(ir/)











































