Penjualan Antam 2005 Bakal Capai Rp 3,207 Triliun
Rabu, 01 Feb 2006 16:56 WIB
Jakarta - Perusahaan tambang pelat merah, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) memperkirakan membukukan penjualan 2005 sebesar Rp 3,207 triliun atau tumbuh 12 persen dibanding tahun 2004 sebesar Rp 2,858 triliun.Dari total penjualan tersebut, mayoritas penjualan Antam masih berasal dari penjualan ekspor yang mencapai Rp 2,815 triliun. Sedangkan penjualan dalam negeri hanya sebesar Rp 390,823 miliar."Kontribusi segmen nikel mencapai 76 persen sementara untuk kontribusi emas mencapai 18 persen," kata Sekretaris Perusahaan Antam Ashur Wasif dalam penjelasannya kepada Bursa Efek Jakarta (BEJ), Rabu (1/2/2006).Penjualan dari segmen nikel mencapai Rp 2,427 triliun untuk pasar ekspor dan Rp 664 juta untuk pasar domestik. Untuk penjualan dari segmen nikel ini hanya nikel saprolit yang mengalami peningkatan 36 persen. Sedangkan feronikel dan nikel limonit turun masing-masing 5 persen dan 15 persen dibanding tahun 2004."Untuk tahun 2005 produksi feronikel Antam sebesar 7.338 ton atau lebih rendah 8 persen dibanding tahun 2004 akibat perbaikan tidak terjadwal pabrik feni II,' tambah Ashur. Sedangkan ekspor emas mencapai Rp 174 ,308 miliar dan penjualan domestik sebesar Rp 332,526 milyar. Total penjualan emas tahun 2005 juga meningkat 9 persen dari tahun 2004 seiring peningkatan rata-rata harga jual emas sekitar 8 persen menjadi US$ 446,14 per t.oz. Sedangkan sisanya berasal dari penjualan bauksit, perak dan pasir besi.
(ir/)











































