Pesta Kebun di Lantai Bursa, IHSG Naik 2 Poin
Kamis, 02 Feb 2006 16:43 WIB
Jakarta - Emiten perkebunan menjadi primadona di lantai bursa pada transaksi Kamis ini. Saham perkebunan melonjak tajam, karena ekspektasi naiknya harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) tahun ini. Investor memburu saham-saham perkebunan seperti Astra Agro Lestari, PP London Sumatra dan Bakrie Sumatra Plantation yang menjadi favorit pada perdagangan Kamis (2/2/2006). Namun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya naik 2,698 poin pada level 1.243,393, karena pembelian selektif yang dilakukan investor diselingi aksi ambil untung saham telekomunikasi.Sebelumnya Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memperkirakan kebutuhan CPO dunia tahun 2006 akan naik 8-10 persen menjadi 33 juta ton. Indonesia menargetkan bisa memenuhi sepertiga kebutuhan kelapa sawit dunia tersebut. Akibat tingginya permintaan CPO yang salah satunya untuk kebutuhan bahan baku energi alternatif, harga CPO diperkirakan akan terus naik pada tahun ini.Ekspor kelapa sawit Indonesia tahun 2006 diproyeksikan naik 9,4 persen menjadi 10,5 juta ton dengan nilai ekspor US$ 14,5 miliar.Sedangkan pada tahun 2005 ekspor kelapa sawit Indonesia hanya mencapai 9,6 juta ton dengan kebutuhan dunia sebesar 30 juta ton. Indeks LQ-45 naik 0,466 poin pada level 274,417, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,521 poin pada level 217,983, Main Board Index (MBX) naik 0,458 poin pada level 341,162 dan Development Board Index (DBX) naik 1,689 poin pada level 245,036.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 14.060 kali, dengan volume 937,3 juta unit saham, senilai Rp 1,072 triliun. Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 70 saham naik, 35 saham turun dan 69 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 450 menjadi Rp 5.550, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 200 menjadi Rp 4.550, PP London Sumatra (LSIP) naik Rp 50 menjadi Rp 3.075, Gajah tunggal (GJTL) naik Rp 50 menjadi Rp 680 dan Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) naik Rp 30 menjadi Rp 450.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 150 menjadi Rp 10.450, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 6.350, Indosat (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 5.750, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 20 menjadi 1.790 dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 10 menjadi 1.980.
(ir/)











































