3 Perusahaan Raksasa China Batal Ditendang dari Bursa AS

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 05 Jan 2021 22:41 WIB
Traders work on the trading floor on the final day of trading for the year at the New York Stock Exchange (NYSE) in Manhattan, New York, U.S., December 29, 2017. REUTERS/Andrew Kelly
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

New York Stock Exchange (NYSE) membatalkan rencana menendang tiga perusahaan raksasa telekomunikasi asal China. Mengutip CNBC, kebijakan membatalkan proses delisting diambil otoritas bursa saham Amerika Serikat (AS) tersebut setelah konsultasi lebih lanjut dengan otoritas yang terkoneksi dengan lembaga pengawasan aset luar negeri.

Tiga perusahaan raksasa itu adalah China Telecom, China Mobile, dan China Unicom yang terdaftar di Hong Kong menguat. Pembatalan tersebut membuat saham tiga perusahaan yang juga terdaftar di bursa Hong Kong itu menguat.

Pekan lalu, NYSE mengatakan akan menghapus saham perusahaan penyimpanan Amerika, sesuai dengan perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump.

Diberitakan sebelumnya tiga perusahaan telekomunikasi China bakal ditendang dari New York Stock Exchange (bursa saham Amerika Serikat/AS) bulan ini. Langkah ini mengikuti kebijakan Presiden AS Donald Trump pada akhir tahun lalu melarang orang AS investasi di perusahaan-perusahaan yang dicurigai dikendalikan oleh militer China.

Tiga perusahaan itu yakni China Mobile (CHL), China Telecom (CHA), dan China Unicom (CHU) rencananya delisting dari NYSE selambat-lambatnya 11 Januari. Sementara itu, Kementerian Perdagangan China mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Beijing akan mengambil langkah untuk melindungi kepentingan perusahaan China. Ketiga perusahaan telekomunikasi tersebut telah diperdagangkan di New York selama bertahun-tahun.

(hek/hns)