Dicuit Kaesang, PGAS Buka Suara

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 07 Jan 2021 08:04 WIB
Petugas melakukan pengisian bahan bakar gas (BBG) ke bajaj melalui mobil pengisian BBG milik Perusahaan Gas Negara (PGN) di Kawasan Monas, Jakarta, Rabu (25/09/2013). Pemprov DKI saat ini masih mengkaji lokasi yang dapat digunakan menjadi stasiun pengisian bahan bakar gas bergerak guna memenuhi kebutuhan BBG untuk transportasi di Jakarta. File/detikFoto.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) buka suara menanggapi pemberitaan yang melibatkan saham perusahaan. Pemberitaan itu menyangkut putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep yang menyinggung saham PGAS lewat cuitan di Twitter.

Atas pemberitaan tersebut, Corporate Secretary PGAS Rachmat Hutama menjelaskan, perusahaan tak memiliki kerja sama endorsement dengan publik figur yang dimaksud dalam pemberitaan tersebut.

"PT Perusahaan Gas Negara Tbk (Perseroan) maupun grup Perseroan beserta Afiliasi tidak pernah dan saat ini tidak memiliki kerja sama endorsement dengan figur publik yang disebutkan pada pemberitaan," katanya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikcom, Rabu (6/1/2021).

Dia juga menuturkan, publik figur yang dimaksud tidak memiliki afiliasi dengan dewan direksi dan komisaris PGAS.

"Figur publik tersebut juga tidak memiliki afiliasi dengan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan," tambahnya.

Putra bungsu Jokowi ini memang sempat menyinggung saham PGAS. Ia sempat mencuit bahwa dirinya masih berniat memegang saham tersebut kendati sedang turun.

Kaesang mengakui hal itu melalui akun Twitternya bercentang biru @kaesangp. Dia menjawab pernyataan netizen yang penasaran apakah saham dia masih nyangkut di PGAS atau sudah melepasnya.

"Saya masih hold. Saya bukan day to day trader. Saya liat jangka panjangnya karena saya percaya sama fundamentalnya," tulis Kaesang dikutip dari akun Twitter-nya, Senin (4/1/2021).

Kaesang masih memiliki keyakinan terhadap saham PGAS. Dia melihat fundamental dari perusahaan itu masih bagus.

"Gak tuh. Saya hold,"cuitnya lagi.

Kaesang juga memposting tangkapan layar data transaksi saham PGAS saat itu. Dia menyoroti adanya investor yang membeli saham PGAS hingga 2.065.388 lot di saat saham PGAS jatuh.

"Siapa nih yang beli 2juta lot di harga 1,540? Wkwkwkwkwkw $pgas," tulisnya.

(acd/ara)