3G Beri Kontribusi Pendapatan Indosat 3 Tahun Lagi

3G Beri Kontribusi Pendapatan Indosat 3 Tahun Lagi

- detikFinance
Senin, 06 Feb 2006 14:52 WIB
Jakarta - Perusahaan telekomunikasi PT Indosat Tbk (ISAT) baru akan merasakan dampak 3G (generasi ketiga) terhadap kinerja perseroan dalam 3-4 tahun ke depan.Sedangkan keuntungan dalam jangka pendek yang didapat adalah meningkatnya citra perusahaan sebagai pemain andal di industri ini."Jika menang tender, ini belum akan berdampak tahun ini. Dampak jangka pendek paling cuma image Indosat," kata Dirut Indosat Hasnul Suhaimi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR di Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (6/2/2006).Pemerintah telah membuka tender untuk mendapatkan lisensi 3G yang diikuti oleh 5 peserta, yaitu Indosat, Telkom, Telkomsel, Bakrie Telecom dan Excelcomindo Pratama (XL).Tahun ini pemerintah melelang 15 megahertz (MHz), tiap blok frekuensi terdiri atas 5 MHz. Untuk setiap blok pemerintah mematok harga Rp 100 miliar.Hasnul menilai, jika melihat perbandingan peserta yang ikut dengan frekuensi yang tersedia, pihaknya khawatir hal ini akan mengakibatkan overprice, yang berdampak pada harga jual yang tinggi kepada masyarakat terhadap layanan 3G."Saya kira nanti pertarungannya akan sengit, harga dasarnya saja sudah besar, kalau semua nafsu bisa-bisa overprice dan ke depannya harga jual sangat tinggi dan sulit untuk kembalikan modal," papar Hasnul.Menurut Hasnul, total frekuensi yang diminta oleh peserta sebanyak 35 MHz, sedangkan kapasitas yang tersedia hanya sebanyak 15 MHz.Hasnul menyarankan, agar operator lainnya juga ikut memikirkan kecenderungaan overprice jika kondisinya seperti ini."Intinya jangan hanya kita bisa dapat lisensi, tapi terus tidak bisa jalan, seperti dikatakan Pak Dirjen Postel, harganya harus terjangkau," tuturnya.Indosat menganggarkan belanja modal untuk 3G sebesar Rp 2-3 triliun selama tiga tahun ke depan. Dana ini di luar belanja modal tahun 2006 yang sebesar US$ 670 juta. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads