Usai Naik Gila-gilaan, Saham BUMI Masih Kuat Nanjak Lagi?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 14 Jan 2021 10:17 WIB
Indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik melemah 0,07% atau 3,04 poin ke level 4.497,91 pada perdagangan Rabu (18/11/2015). Sementara HP Analytics mengemukakan indeks MSCI Asia Pacific dibuka menguat pagi tadi, didorong oleh penguatan pada saham di bursa Jepang. Mata uang yen melemah terhadap dolar menjelang pertemuan bank sentral Jepang (BOJ). Para investor juga menanti hasil minutes dari the Fed yang akan dirilis hari ini. IHSG hari  diperkirakan bergerak di kisaran 4.4534.545, Rabu (18/11/2015). Rachman Haryanto/detikcom.
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masih menguat pada perdagangan saham pagi ini. Padahal, saham BUMI telah mengalami penguatan yang signifikan pada perdagangan saham Rabu kemarin.

Berdasarkan data RTI, Kamis (14/1/2021), saham BUMI diperdagangkan dengan harga Rp 104 per saham. Saham BUMI mengalami penguatan 1 poin atau sebanyak 0,97%.

Saham BUMI bergerak dua arah pagi ini tapi cenderung mengalami penguatan. Saham tersebut dibuka pada level Rp 107 dan sempat berada pada level tertinggi Rp 111 per saham. Saham BUMI berada di level terendah Rp 100 per saham.

Kemarin, saham BUMI ditutup menguat 33,77% atau bertambah 26 poin dari posisi penutupan sehari sebelumnya Rp 77 ke level Rp 103 per lembar.

Saham BUMI bergerak di zona hijau dengan penguatan yang terbilang landai. Namun, setelah jeda siang di sesi 2, saham BUMI tiba-tiba melesat tinggi bahkan sampai menyentuh level auto reject atas (ARA) alias tidak bisa menguat lebih tinggi lagi.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau sepanjang pagi ini. IHSG tercatat pada level 6.445,55 atau bertambah 10,35 poin (0,16%).

IHSG langsung dibuat menguat pagi ini yakni berada di level 6.445,90. IHSG sempat berada di level tertinggi pada level 6.462,98.

(acd/ara)