Terdorong Penguatan Rupiah, IHSG Naik 1,5 Poin
Senin, 06 Feb 2006 16:30 WIB
Jakarta - Penguatan rupiah yang hari ini ke level Rp 9.225 per dolar AS, mampu mempertahankan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di teritori positif dengan naik 1,245 poin ke level 1.245,649.Pada transaksi Senin ini (6/2/2006), indeks bergerak sempit karena investor melakukan konsolidasi dengan membatasi pembelian saham-saham yang dinilai memasuki overbought (jenuh beli). Indeks LQ-45 naik 0,499 poin pada level 274,833, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,725 poin pada level 218,237, Main Board Index (MBX) naik 0,198 poin pada level 341, 487 dan Development Board Index (DBX) naik 1,201 poin poin pada level 246,687.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 14.750 kali, dengan volume 1,339 miliar unit saham, senilai Rp 1,230 triliun. Dari jumlah saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 56 saham naik, 46 saham turun dan 61 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, PP London Sumatra (LSIP) naik Rp 300 menjadi Rp 3.350, Astra Internasional (ASII) naik Rp 150 menjadi Rp 10.600, Indosat (ISAT) naik Rp 100 menjadi Rp 5.700, Berlian Laju Tanker (BLTA) naik Rp 50 menjadi Rp 5.700 dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 25 menjadi Rp 3.425. Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 30 menjadi Rp 1.800, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 25 menjadi Rp 3.825, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 20 menjadi Rp 1.960, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 10 menjadi Rp 840 dan Bakrie & Brothers (BNBR) turun Rp 10 menjadi Rp 660.
(ir/)











































