Bank Mandiri Tunda Penerbitan Obligasi

Bank Mandiri Tunda Penerbitan Obligasi

- detikFinance
Senin, 06 Feb 2006 23:40 WIB
Jakarta - Bank Mandiri menunda rencana penerbitan obligasi subordinasi senilai US$ 300 juta. Langkah ini diambil karena sampai enam bulan ke depan diperkirakan kondisi likuiditas bank berplat merah ini dinilai masih akan baik. "Setelah kita lakukan kajian posisi likuiditas dan kondisi pasar itu kita menunda penerbitan sub debt dan kita telah menginformasikan pada para instansi yang mendukung kita tentang penundaan ini," kata Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardjojo usai rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR RI, Senin (6/2/2006). Agus menjelaskan saat ini Bank Mandiri memiliki kelonggaran likuidas yang tinggi dan rasio kecukupan modal yang juga cukup tinggi mencapai 23,7 persen.Disamping itu kondisi pasar saat ini dinilai tidak begitu kondusif untuk penerbitan obligasi. Sebelumnya, Bank Mandiri berencana menerbitkan subt debt tersebut bulan November 2005 lalu."Maksudnya kalau kita mengambil subt debt tujuannya untuk membantu funding dari bank. Tapi kalau kita tidak bisa tempatkan dengan cukup menguntungkan tentu kita tidak perlu untuk ambil subt debt," jelas Agus. Agus menambahkan kelonggaran likuiditas tersebut seluruhnya berasal dari dana pihak ketiga (DPK). Menurutnya pertumbuhan DPK Bank Mandiri sejak semester kedua tahun 2005 sampai awal tahun ini baik sekali sehingga mendorong kelonggaran likuiditas. (ddn/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads