Direksi BRI Diisi Generasi Muda, Bawa Spirit Inovasi & Perubahan

Angga Laraspati - detikFinance
Jumat, 22 Jan 2021 18:03 WIB
BRI
Foto: Arsip BRI
Jakarta -

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk resmi mengubah susunan direksi yang di antaranya diisi generasi muda. Keputusan tersebut diambil usai BRI melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis (21/1) kemarin.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Pengamat Perbankan Doddy Ariefianto mengatakan kehadiran direksi muda di Bank Rakyat Indonesia (BRI) bisa membawa spirit perubahan. Sebab, menurutnya generasi muda kerap membawa inovasi yang tak banyak dihadirkan oleh seniornya.

Hal ini juga sesuai dengan janji Menteri BUMN Erick Thohir yang ingin memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk berperan di perusahaan BUMN. Tentunya sebagai pemegang saham pengendali BRI, Kementerian BUMN punya wewenang dalam menentukan siapa yang duduk di kursi direksi BRI.

"Bukan hanya Bank BRI saja. Pak Erick sudah kasih sinyal sejak 2 tahun lalu. Jadi, beliau salah satu saya ingat, visi di BUMN, yang itu diturunkan Pak Jokowi. Makanya diantaranya ada stafsus milenial. Memberikan panggung talent muda. Saya setuju, karena memang kita punya ribuan yang super," tutur Doddy dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (22/1/2021).

"Bagaimanapun ini memberikan panggung. Pada akhirnya mereka memang harus pembuktian. Tidak ada masalah (generasi yang muda). Kalau memang bagus, Indonesia juga yang untung," tambahnya.

Doddy juga mengatakan kehadiran direksi yang berkarir dari bawah di BRI menunjukan adanya jenjang bagi pegawainya. Tentunya, hal tersebut bisa meningkatkan semangat para pegawai untuk terus memberikan yang terbaik demi menaikan jenjang karirnya hingga ke level puncak.

Selain itu, jajaran direksi yang sudah diputuskan dalam RUPSLB tersebut juga jadi gambaran atas apa yang menjadi janji Erick Thohir yang dinilai ingin membawa angin segar di awal kepemimpinannya.

"Kalau kita lihat bagaimana datangnya dari atas. Pak Erick membawa angin segar, memberikan kesempatan tenaga muda, generasi Z. Kelahiran 80-an, usia 40-an, seperti itu. Banyak kan, Tidak hanya di Bank BRI. Jadi, nah ini di BRI ditunjukkan," imbuhnya.

Sebagai informasi berdasarkan usulan keputusan RUPSLB, pemegang saham memberhentikan Haru Koesmahargyo sebagai Direktur Keuangan, Priyastomo sebagai Direktur Bisnis dan Ritel, dan Herdy Rosadi sebagai Direktur Human Capital BRI.

Sementara Wisto Prihadi yang sebelumnya diangkat sebagai Direktur Kepatuhan diberhentikan karena tidak lulus fit and proper test di OJK.

Sebagai gantinya Viviana Dyah Ayu Retno diangkat sebagai Direktur Keuangan, Amam Sukriyanto sebagai Direktur Bisnis Kecil dan Menengah, Arga Mahanana Nugraha sebagai Direktur Jaringan dan Layanan dan Agus Winardono sebagai Direktur Human Capital.



Simak Video "Pengrajin Rebana, Syiar Agama yang Menghasilkan Materi"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/hns)