IHSG Akan Coba Ditarik ke Level Tertingginya

IHSG Akan Coba Ditarik ke Level Tertingginya

- detikFinance
Rabu, 08 Feb 2006 09:29 WIB
Jakarta - Antusias investor asing yang kembali memburu saham karena menguatnya rupiah dibawah Rp 9.200 per dolar AS akan kembali menyemarakkan lantai bursa.Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menyentuh level tertingginya pada perdagangan Rabu ini (8/2/2006). Pasalnya, potensi penguatan indeks terbuka lebar merespons hasil Bank Indonesia (BI) rate yang tetap 12,75 persen. Lelang SBI pada Rabu ini juga diperkirakan tidak akan naik.IHSG tertinggi yang dicetak selama ini ada di level 1.261,283 yang terjadi pada 11 Januari 2006. Sedangkan pada penutupan Selasa kemarin (7/2/2006) IHSG ditutup menguat 13,713 poin menjadi 1.259,362.Investor diprediksi akan melanjutkan pembelian selektif sektor telekomunikasi karena adanya sentimen pengumuman pemenang tender 3G pada Rabu siang ini. Tender 3G diikuti oleh PT Telkom Tbk, PT Telkomsel, PT Bakrie Telecom Tbk, PT Indosat Tbk dan PT Excelcomindo Pratama Tbk.Selain itu turunnya harga minyak dunia juga akan memberikan sentimen positif ke emiten pertambangan. Namun melemahnya bursa wall street yang diikuti melemahnya indeks regional seperti Nikkei dan STI Singapura bisa mengancam penguatan IHSG.Berikut rekomendasi saham yang diterima detikcom dari perusahaan sekuritas.BNI SecuritiesHasil BI rate yang tetap di 12,75 persen dan penguatan nilai tukar rupiah diharapkan masih mampu memberi sentimen positif terhadap pergerakan indeks Jakarta. Saham-saham LQ45 diproyeksikan akan mendominasi perdagangan dengan kisaran pergerakan indeks diprediksi berada pada rentang 1.253-1.269. Bhakti SecuritiesIndeks kembali berpotensi mengalami penguatan menembus level tertingginya di 1.268. Positifnya arah suku bunga serta menguatnya nilai tukar masih menjadi faktor dominan yang mengangkat indeks. Indeks akan bergerak dalam kisaran 1.243 - 1.280. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads