Anjlok 83 Poin, IHSG Dibuka Nyaris Lengser dari Level 6.000

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 28 Jan 2021 09:06 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka melemah 83 poin (1,3%) ke level 6.025. Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini ada di level Rp 14.033.

Pada pra perdagangan, Kamis (28/1/2020), IHSG turun 43 poin (0,7%) ke level 6.065. Membuka perdagangan, IHSG semakin turun hingga 83 poin (1,3%) ke level 6.025. Dan indeks LQ45 melemah 10 poin (1,09%) ke level 952.

Sementara itu, Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup30,303.17(-2.05%), NASDAQ ditutup 13,270.60 (-2.61%), S&P 500 ditutup 3,750.60 (-2.57%).

Penurunan terjadi sangat drastis setelah laporan keuangan Apple dan Tesla dirilis. Tesla mencatat pendapatan yang lebih buruk daripada konsensus. Selain itu, investor berbondong-bondong membeli saham dengan posisi short yang cukup banyak sehingga terjadi short squeeze yang mengakibatkan harga saham semakin tinggi karena short seller harus likuidasi posisi dengan membeli saham tersebut.

Bursa Asia dibuka melemah mengikuti Wall Street. Investor masih wait and see setelah mendengar The Fed mempertahankan suku bunga mendekati 0% dan melanjutkan program pembelian obligasi sebanyak US$ 120 bn setiap bulannya. The Fed juga mengatakan bahwa ekonomi US masih jauh dari kebijakan target kebijakan moneter dan inflasi.

Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

  • Indeks Nikkei berkurang 282 poin ke 28.352
  • Indeks Hang Seng turun 212 poin ke 29.098
  • Indeks Shanghai melemah 26 poin ke 3.547
  • Indeks Strait Times terkoreksi 32 poin ke 2.926
(eds/eds)