Peracik Bumbu Indomie Nunuk Nuraini Meninggal, Saham Indofood 'Berduka'

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 28 Jan 2021 10:40 WIB
Saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) melejit pada perdagangan Selasa (5/1/2021) gegara Raffi Ahmad dan Ari Lasso mempromosikannya.
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pergerakan saham dua emiten konsumer Grup Salim yakni Indofood kompak merah pada perdagangan hari ini. Mereka baru saja ditinggal salah satu karyawan terbaiknya, Nunuk Nuraini sebagai peracik bumbu mi instannya yang tutup usia.

Mengutip data RTI, Kamis (28/1/2021), pukul 10.00 WIB saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) tempat Nunuk Nuraini bekerja, turun 50 poin atau 0,53% di level Rp 9.450 per lembar saham. Pada penutupan sebelumnya, saham ICBP tercatat ditutup pada level Rp 9.500.

Saham ICBP hari ini juga tercatat dibuka di level Rp 9.500 per lembar saham. Nilai transaksi saham ICBP berada di angka Rp 9,23 miliar dan volume perdagangan 1,04 juta lembar saham.

Saham induknya, yakni PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) juga turun 75 poin atau 1,15% ke level Rp 6.475 per lembar saham. Pada penutupan sebelumnya, saham INDF tercatat ditutup pada level Rp 6.550.

Namun saham INDF hari ini dibuka merah di level Rp 6.525 per lembar saham. Nilai transaksi saham INDF berada di angka Rp 14,51 miliar dan volume perdagangan 2,23 juta lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka melemah 83 poin (1,3%) ke level 6.025. Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini ada di level Rp 14.033.

Pada pra perdagangan, Kamis (28/1), IHSG turun 43 poin (0,7%) ke level 6.065. Membuka perdagangan, IHSG semakin turun hingga 83 poin (1,3%) ke level 6.025. Dan indeks LQ45 melemah 10 poin (1,09%) ke level 952.

(aid/ara)