Saham Malindo Dibuka Melejit 52%

\'Tamu\' Ke-2 BEJ

Saham Malindo Dibuka Melejit 52%

- detikFinance
Jumat, 10 Feb 2006 10:07 WIB
Jakarta - Saham PT Malindo Feedmill TBk yang listing perdana pada pembukaan Jumat ini (10/2/2006) meroket 52,27%. Malindo adalah perusahaan asal Malaysia, yang menjadi emiten kedua di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dalam melakukan penawaran perdana umum atau initial public offering (IPO) tahun ini.Saham Malindo yang dipatok harga Rp 880 per saham langsung naik pada tiga menit pembukaan pasar ke level Rp 1.340 per saham. Saham dengan kode MAIN ini tercatat di papan pengembangan.Jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 339 juta terdiri dari saham pendiri 278 juta dan saham penawaran umum 61 juta atau 18 persen. Dari jumlah saham yang ditawarkan, pemesanan yang masuk sebanyak 62,434 juta atau kelebihan permintaan (oversubscribe) 2,3 persen. Per tahun 2006, PER (price earning ratio) industri sebesar 12,07 kali dan PE emiten 5,75 kali. Bertindak sebagai penjamin emisi IPO Malindo Feedmill adalah PT CIMB-GK Securities.Rencananya, 70 persen dana hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi usaha dengan membangun peternakan baru di Pasuruan dan Surabaya. Sedangkan sisanya akan digunakan untuk menambah modal kerja.Perusahaan pakan ternak terpadu ini, memproyeksikan pertumbuhan penjualan pada tahun 2006 mencapai 20 persen dengan target laba bersih Rp 50,7 miliar. Sementara Dirut Malindo, Lou Chia Nguang, mengatakan saat ini market share (pangsa pasar) produk perusahaan di Malaysia 27 persen dan Indonesia 3-4 persen. Namun dengan adanya ekspansi, dalam 3 tahun kedepan market share akan meningkat 2 kali lipat. Pertumbuhan market share nantinya akan lebih besar di Indonesia dibanding Malaysia karena potensi pasarnya besar. Lou memperkirakan, dalam 8-10 bulan setelah ekspansi, produksi anak ayam berumur satu tahun atau day old chick akan mencapai 110 juta. Sepanjang tahun 2005, laba bersih sebelum pajak tahun 2005 sebesar 30 juta ringgit (1 ringgit sebesar Rp 2.475). (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads