Emiten Petrokimia Ini Gandeng Produsen Mobil Listrik, Mau Apa?

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 08 Feb 2021 18:40 WIB
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) di Cilegon terus meningkatkan kapasitas produksinya. Total kapasitas produksi perseroan ditarget 4,2 juta ton/tahun pada 2020.
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk/Foto: Pool
Jakarta -

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menjalin kerja sama dengan perusahaan produsen mobil listrik dunia, BYD. Kemitraan keduanya untuk mendukung kinerja bisnis perusahaan.

Lewat kerja sama itu Chandra Asri akan mengoperasikan 53 unit forklift listrik, yang merupakan jumlah armada forklift listrik terbesar di Indonesia hingga saat ini. forklift itu akan disuplai oleh BYD.

"Melalui investasi ini kami bersemangat untuk terus membangun momentum yang berfokus pada keberlanjutan dan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG). Kami pun berkomitmen untuk terus mengurangi karbon di sisi transportasi dan mobilitas kami, sekaligus berharap dapat terus berinovasi dan bermitra dengan BYD," kata Presiden Direktur Chandra Asri, Erwin Ciputra dalam keterangan tertulis, Senin (8/2/2021).

Pembelian forklift itu dimulai sejak 2020 dan sekarang telah selesai sepenuhnya. Perusahaan menilai BYD terus berupaya menerapkan teknologi hijau (green technology) serta mengutamakan standar keselamatan berbasis lingkungan kelas dunia. Pada tahun 2012, BYD meluncurkan forklift menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) pertama dan diproduksi secara massal di dunia.

Armada e-forklift terbaru ini menggunakan baterai lithium guna mendukung fokus Chandra Asri pada prinsip keberlanjutan, membangun sistem transportasi berkelanjutan, menghemat biaya operasional, serta meningkatkan kemampuan dalam mengatasi perubahan iklim. Setiap tahunnya, armada tersebut akan mengurangi 69.445 kg bahan bakar gas (LPG), menghemat 165.360 liter solar (solar), mereduksi 446.472 metrik kg karbondioksida (Co2), dan menghilangkan gas buang nitrogen oksida (NOx).

"Kami berharap dapat memberikan solusi energi baru yang ramah lingkungan dan efisien untuk membantu lebih banyak perusahaan meningkatkan efisiensi energi mereka sekaligus melindungi lingkungan," kata Sales Director of BYD Asia Pacific Auto Sales, Eagle Zhao.

(das/ara)