Remote Trading BEJ Tambah 12 AB
Selasa, 14 Feb 2006 11:01 WIB
Jakarta - Transaksi perdagangan jarak jauh alias remote trading di Bursa Efek Jakarta (BEJ) bertambah 12 Anggota Bursa (AB) lagi. Sehingga total yang ikut program ini mencapai 99 AB dibanding akhir tahun lalu yang sebanyak 67 AB.Peserta baru remote trading ini telah melakukan perdagangan secara live pada 13 Februari 2006.Ke-12 AB tersebut adalah PT AmCapital Indonesia, PT Antaboga Deltasekuritas Indonesia, PT Asia Kapitalindo Securities Tbk, PT CIMB-GK Securities Indonesia, PT Indomitra Securities, PT Indo Premier Securities.PT Kapitalindo Utama, PT Kresna Graha Sekurindo Tbk, PT Mahanusa Securities, PT Masindo Artha Securities, PT Sekuritas Indopasifik Investasi dan PT HSBC Securities Indonesa.Demikian penjelasan Kepala Divisi Keanggotaan BEJ Bambang Aribowo, Selasa (14/2/2006).BEJ menargetkan seluruh AB bisa live ikut remote trading pada Maret ini. Dengan adanya remote trading ini perusahaan sekuritas tidak harus mengandalkan lagi perdagangan di lantai bursa.Sistem remote trading secara keseluruhan yang dilakukan Anggota Bursa (AB) beberapa kali tertunda dari target semula. Otoritas bursa memperkirakan remote trading baru akan rampung Maret mendatang. Pasalnya, walaupun mayoritas anggota bursa (AB) sudah siap, BEJ masih menemui hambatan teknis seperti memasukkan kabel fiber optic ke gedung untuk broadband dan masalah dengan pengelola gedung. Jika remote trading sudah direalisasikan ada kemungkinan BEJ akan menghapus lantai bursa. Karena mahalnya penyediaan fasilitas perdagangan saham di lantai bursa yang mencapai Rp 8 miliar per tahun. Melalui remote trading BEJ berharap ada penghematan biaya yang signifikan. Namun penghapusan lantai bursa ini juga masih dilematis karena banyak masyarakat yang belum mengerti seperti apa transaksi saham itu. Dengan adanya lantai bursa, setidaknya bisa menunjukkan bagaimana transaksi saham berlangsung.
(ir/)











































