BEJ Rayu 200 Perusahaan untuk Go Public

BEJ Rayu 200 Perusahaan untuk Go Public

- detikFinance
Selasa, 14 Feb 2006 12:05 WIB
Jakarta - Otoritas Bursa Efek Jakarta (BEJ) makin giat mencari perusahaan baru agar mau melantai di pasar saham. Kali ini BEJ membidik 200 perusahaan potensial yang diharapkan mau menjadi perusahaan publik.Dalam temu wicara dan sosialisasi pasar saham yang bertajuk "Pasar modal sebagai prioritas utama pendanaan perusahaan" yang berlangsung di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (14/2/2006), BEJ mengundang 200 perusahaan dari berbagai sektor.Sejumlah perusahaan yang mengikuti acara tersebut di antaranya memang santer dikabarkan akan melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) seperti Jasa Marga, Bank Tabungan Negara dan Garuda Food.Perusahaan lainnya yang datang adalah PT Agranet Multicitra Siberkom (detikcom), Kapal Api, Davinci Keramik, Asuransi Jasindo, Bakmie Gajah Mada, Bosowa Energi, Haga Bank, Bank Swaguna, Berry Juice, Pacific Paint, Astrido Finance, dan 2 Tang.Dalam kesempatan itu, Direktur Pencatatan BEJ Eddy Sugito mengatakan, syarat untuk masuk menjadi perusahaan publik tidak susah. Namun otoritas bursa tetap mengutamakan dari nilai asetnya.Untuk papan utama aset minimal Rp 100 miliar yang berupa net tangible assets dengan usia perusahaan minimal 3 tahun. Selain itu selama 2 tahun terakhir mendapat audit dari kantor akuntan publik (KAP) dengan opini wajar tanpa pengecualian."Kalau rugi juga silakan masuk seperti yang dialami Bakrie dan Exelcomindo waktu IPO juga masih rugi. Tapi tetap harus menawarkan proyeksi ke depan yang baik," kata Eddy.Sementara Dirut BEJ Erry Firmansyah mengatakan, otoritas bursa mengusahakan beberapa insentif untuk perusahaan yang akan go public. Insentif itu antara lain tax amnesty dan tidak dilakukan pemeriksaan laporan keuangan oleh Dirjen Pajak lagi jika telah diaudit KAP."Sekarang usulannya sudah masuk ke DPR melalui Menteri Keuangan," katanya.Tahun ini BEJ menargetkan 20 perusahaan yang listing. Sedangkan tahun lalu dari target 20 emiten hanya 8 yang berhasil dijaring BEJ. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads