Oso Multi Pratama Investasikan Rp 4,841 Triliun di Kaltim
Selasa, 14 Feb 2006 15:11 WIB
Jakarta - PT Oso Multi Pratama berniat menginvestasikan dana Rp 4,841 triliun untuk membangun industri kimia dasar organik yang bersumber dari minyak dan gas di Kalimantan Timur."Ini merupakan satu terobosan dan angin segar bagi rencana investasi di Indonesia," ujar Kepala BKPM M. Lutfi di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (14/2/2006).Dalam kesempatan tersebut, Presiden SBY menerima penjelasan dari Lutfi mengenai perkembangan terakhir dan trend ke depan dari investasi di Indonesia. SBY meminta Lutfi memberikan laporan perkembangan investasi secara langsung setiap bulannya.Lutfi yang didampingi Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi memberi pemaparan hasil realisasi investasi sepanjang tahun 2005 dan juga rencana investasi tahun 2006. "Ada 3 perkebunan kelapa sawit besar yang akan invest, antara lain Rp 330 miliar, Rp 400 miliar, dan Rp 327 miliar, yaitu PT Sebakis Inti Lestari di Kalimantan Timur, PT Putra Makmur Lestari di Kalimantan Barat, dan PT Mitra Tani Tata Lestari di Jambi," urai Lutfi.Beberapa investasi asing lainnya yang menjadi fokus utama 5 besar adalah PT Asia Timur Perdana, yang akan mengembangkan sektor konstruksi dengan investasi US$ 263 juta (di Jababeka), PT Semen Jawa (investor adalah Thailand) dengan nilai US$ 95 juta, bio diesel oleh PT Bio Energi Nusantara dengan besar investasi US$ 41,41 juta.Juga terdapat PT Kirin Miwon (industri bumbu masak dan penyedap masakan) dengan investasi sekitar US$ 87 juta di Lampung dan PTS (perusahaan motor India) dengan besar investasi sekitar US$ 60 juta yang akan merelokasi produksi Asianya di Indonesia.PTS nanti akan membuka pabrik di Tangerang, Jababeka. "Mereka sudah meminta izin, sekarang sedang membangun pabriknya (pabrik motor)," ungkap Lutfi.
(qom/)











































