Ka'ban: Sampoerna Tetap Minat Investasi di Sektor HTI
Jumat, 17 Feb 2006 19:26 WIB
Jakarta - Putera Sampoerna secara tegas menutup minat untuk mengakuisisi Kiani Kertas. Namun Menteri Kehutanan MS Ka'ban dengan pede menyatakan bahwa Sampoerna tetap akan mengakuisisi Kiani Kertas dan akan membangun dua pabrik serupa. "Masih untuk HTI (Hutan Tanaman Industri). Dia menunggu Kiani selesai. Kiani kan mau bikin tiga (pabrik), yang Kiani sebagai proses pembelajaran manajemen mereka, yang dua lagi dia buka," ujar Ka'ban di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (17/2/2006).Ka'ban menambahkan, jika akuisisi Kiani oleh Sampoerna bisa selesai, maka pembangunan dua pabrik baru itu diharapkan bisa terlaksana pada tahun ini. "Kalau selesai bisa tahun ini di Kalbar, Kalteng. Areal yang dicadangkan ada karena di Kalbar itu ada hampir 900 ribu hektar yang sudah diberi konsesi tapi belum dimanfaatkan oleh pemegang konsesi dan itu akan kita koreksi untuk dicabut," urai Ka'ban.Mengenai investasi di sektor HTI, Ka'ban mengatakan bahwa untuk tahun 2006 ini, sudah ada tiga investor yang menyatakan minatnya yakni dari Amerika, Malaysia, India. Kaban memperkirakan nilai investasi yang akan masuk diperkirakan akan mencapai Rp 4 triliun."Hitung saja, bila masing-masing Rp 1,3 triliun berarti hampir Rp 4 triliun," ujarnya.Sebelum menerima investasi itu, pemerintah akan mempelajari dulu latar belakang dari investor yang bersangkutan. Kaban berharap proses tender bisa dilaksanakan pada tahun ini.Selain Riau, lahan HTI akan dikembangkan ke daerah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Sementara itu luas HTI saat ini baru mencapai 2 juta hektar padahal sejak lima tahun yang lalu pemerintah mentargetkan sebanyak 9 juta hektar.
(qom/)











































