Turun 4 Poin, Indeks Saham Terhempas Rupiah
Rabu, 22 Feb 2006 16:46 WIB
Jakarta -
Melemahnya rupiah di posisi Rp 9.330 per dolar AS, yang merupakan level terendah dalam dua bulan terakhir, ikut menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Rabu (22/2/2006) dengan turun 4,839 poin ke level 1.231,250.Sejumlah sentimen negatif seperti naiknya harga minyak yang kini di level US$ 62 per barel dan kemungkinan the Fed bakal menaikkan lagi suku bunga membuat investor memilih melepas saham dulu.Selain itu turunnya prospek (outlook) Telkomsel telah membuat saham Telkom kembali dibuang investor.Indeks LQ-45 turun 1,250 poin pada level 270,291, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,920 poin pada level 217,468, Main Board Index (MBX) turun 1,288 poin pada level 336,951 dan Development Board Index (DBX) turun 1,116 poin pada level 246,252.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 13.989 kali, dengan volume 1,215 miliar unit saham, senilai Rp 1,222 triliun. Dari jumlah saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 47 saham naik, 70 saham turun dan 64 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Indosat (ISAT) turun Rp 250 menjadi Rp 5.150, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 6.100, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 3.250, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 50 menjadi Rp 3.500, dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 30 menjadi Rp 1.730.Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 200 menjadi Rp 10.650, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 75 menjadi Rp 3.900, Medco Energi Internasional (MEDC) naik Rp 75 menjadi Rp 4.025, Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) naik Rp 60 menjadi Rp 860 dan Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) naik Rp 30 menjadi Rp 550.
(ir/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
