Bursa Asia Kebakaran, IHSG Juga Ikutan Loyo ke 6.246

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jumat, 26 Feb 2021 09:10 WIB
Saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) melejit pada perdagangan Selasa (5/1/2021) gegara Raffi Ahmad dan Ari Lasso mempromosikannya.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka melemah 43 poin (0,69%) ke level 6.246. Indeks LQ45 juga turun 12 poin (1,27%) ke level 940.

Demikian dikutip dari data RTI, Jumat (26/2/2021).

Pada pukul 09.00, IHSG masih melempem ke level 6.211. IHSG berada di level tertingginya di 6.246 dan terendahnya di 6.203.

Bursa Amerika Serikat (AS) ditutup melemah. Dow Jones ditutup 31.402,01 (-1,75%), NASDAQ ditutup 13.119,43 (-3,52%), S&P 500 ditutup 3.829,34 (-2,45%).

Bursa saham AS ditutup melemah signifikan. Investor di AS menjual saham secara panik setelah yield dari US Treasury terus meningkat ke level 1,6% dan ditutup pada level 1,52%.

Peningkatan ini membuat investor menjadi cemas bahwa saham mulai kehilangan daya tariknya, meskipun The Fed sudah memberikan indikasi untuk tidak meningkatkan suku bunga hingga 3 tahun ke depan.

Bursa saham Asia dibuka melemah drastis, mengikuti pergerakan saham di Wall Street. Yield dari obligasi Pemerintah di Australia juga mengalami peningkatan ke level 1,877% dari 1,51% dan yield obligasi pemerintah Jepang meningkat ke 0,169% dari 0,0952%.

Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

* Indeks Nikkei turun 731 poin ke 29.436

* Indeks Hang Seng melemah 706 poin ke 29.367

* Indeks Shanghai amblas 57 poin ke 3.528

* Indeks Strait Times turun 33 poin ke 2.940

Tonton Video "Sri Mulyani: Rupiah Cenderung Stabil-IHSG Tembus 6.000":

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)