Menneg BUMN Kirimi Bapepam Rencana Merger Tambang BUMN

Menneg BUMN Kirimi Bapepam Rencana Merger Tambang BUMN

- detikFinance
Senin, 27 Feb 2006 14:42 WIB
Jakarta - Kementrian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah mengirimkan surat kepada Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) menyusul rencana penggabungan atau pembentukan holding (perusahaan induk) antara PT Aneka Tambang Tbk, PT Timah Tbk dan PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA).Surat tersebut dikirimkan oleh Menneg BUMN Sugiharto dengan nomor S-6/D4.MBU/2006 yang dikirimkan kepada Ketua Bapepam pada 25 Januari lalu. Demikian jawaban tertulis yang disampaikan Menneg BUMN kepada DPR yang diterima detikcom, Senin (27/2/2006).Untuk rencana merger ini, BUMN pertambangan telah mengadakan rapat kerja dengan mengundang Kementrian BUMN, konsultan legal, konsultan keuangan, konsultan pajak dengan kesimpulan awal perlunya dibentuk suatu holding pertambangan.Diharapkan dengan adanya holding ini akan memberikan manfaat dari segi peningkatan skala atau ukuran usaha, perbaikan sinergi dan kesempatan pertumbuhan.Sementara Ketua Bapepam Darmin Nasution di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (27/2/2006) mengaku belum membaca proposal tersebut. BUMN Perkebunan dan KaryaKementrian Negara BUMN juga tengah mengkaji restrukturisasi BUMN perkebunan. yang ditangani oleh Bahana dan Danareksa sebagai konsultannya.Kedua konsultan ini telah menyelesaikan kajian awal restrukturisasi BUMN perkebunan dengan rekomendasi awal pembentukan holding.PT Perkebunan Nusantara (PTPN) yang akan digabung itu meliputi PTPN 1,PTPN III, PTPN IV, PTPN V, PTPN VI, PTPN VII, PTPN VIII, PTPN X, PTPN XI, PTPN XII, PTPN XIII, PTPN XIV dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).Selain itu BUMN bidang karya juga akan dibentuk holding seperti Adhi karya, Hutama Karya, Istaka Karya, Nindya Karya, Pembangunan Perumahan (PP), Waskita Karya, Wijaya Karya, Amerta Karya, Indah Karya, Virama Karya dan Yodya Karya. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads