Holchim Ingin Rebut 17% Pasar Semen Indonesia

Holchim Ingin Rebut 17% Pasar Semen Indonesia

- detikFinance
Selasa, 28 Feb 2006 16:32 WIB
Semarang - PT Holchim Indonesia tak mau ketinggalan dalam merebut pasar. Tahun 2006, perusahaan yang sebelumnya memproduksi Semen Nusantara dan Kujang ini menargetkan menguasai 17 persen pasar semen di Indonesia."Tahun lalu, kami meraih 16 persen pasar semen. Karena situasi masih belum membaik, tahun ini kami menargetkan naik satu persen saja," kata Sales and Marketing Director PT Holchim Indonesia Rusli Setiawan di Hotel Grand Candi, Jl. Sisingamangaraja Semarang, Selasa (28/2/2006).Hingga saat ini, perusahaan yang berpusat di Swis ini berada di peringkat ketiga setelah PT Semen Gresik dan Indocement. Tiap tahun, dengan dengan pabrik yang berlokasi di Cilacap dan Naragong, Holcim sanggip memproduksi 7,9 juta ton.Rusli menjelaskan, pasar utama ada di Jawa. "Pembangunan seperti properti kan masih berpusat di Jawa. Meski demikian, kami terus beroparasi di di luar Jawa," katanya.Industri semen sangat terpengaruh situasi politik, sosial, dan ekonomi. Penyerapan produk semen di masyarakat sangat menurun drastis di tahun 1998. Setelah itu, pasar baru mulai pulih 2003 lalu."Sekarang situasinya penuh tantangan. Ini ditandai dengan bunga bank yang relatif tinggi, daya beli menurun, dan investasi labil. Karena itu perlu terobosan," paparnya.Salah satu terobosan yang dimaksud adalah menggerakan mesin promosi ke akar dan mendirikan rumah murah. Untuk hal pertama, Holchim mulai intens melakukan sejak Januari setelah produknya berubah nama menjadi Holchim, bukan lagi Semen Nusantara dan Kujang.Sedangkan pendirian rumah murah masih dalam rencana. "Pemerintah kan terus menggalakkan rencana membangun rumah. Ke depan, kami ingin hal tersebut dilakukan agar masyarakat bisa mendapatkan produk jadi kami," demikian Rusli yang datang di Semarang dalam rangka pengenalan produk baru PT Holchim. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads