Antisipasi Inflasi Pasar Saham Sepi
Selasa, 28 Feb 2006 16:43 WIB
Jakarta -
Laju kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersendat setelah Senin kemarin melompat 19 poin. Investor mulai melakukan konsolidasi mengantisipasi keluarnya data inflasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Rabu besok.Pada penutupan Selasa (28/2/2006), IHSG terkoreksi 4,759 poin ke level 1.230,664. Perdagangan saham relatif sepi karena minimnya insentif segar di lantai bursa.Indeks LQ-45 turun 1,012 poin pada level 270,424, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,440 poin pada level 218,261, Main Board Index (MBX) turun 1,468 poin pada level 336,743 dan Development Board Index (DBX) turun 0,273 poin pada level 246,332.Perdagangan di pasar reguler berjalan lesu dengan transaksi yang terjadi sebanyak 11.025 kali, dengan volume 2.441.292 lot saham, senilai Rp 792,990 miliar. Sebanyak 36 saham naik, 65 saham turun dan 263 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 300 menjadi Rp 15.600, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 250 menjadi Rp 5.900, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 3.250, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 6.200 dan Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 50 menjadi Rp 4.025.Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 100 menjadi Rp 9.800, Indosat (ISAT) naik Rp 100 menjadi Rp 5.250, Timah (TINS) naik Rp 50 menjadi Rp 2.050, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 50 menjadi Rp 3.600 dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 25 menjadi Rp 2.050.
(ir/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
