Bursa Asia 'Kebakaran', IHSG Melempem ke 6.252

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Selasa, 23 Mar 2021 16:05 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini ditutup melemah 48 poin (0,77%) ke level 6.252. Indeks LQ45 juga turun 3,7 poin (0,40%) ke level 940.

Sedangkan pada pembukaan perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 30 poin (0,49%) ke level 6.331. Indeks LQ45 juga menguat 7 poin (0,83%) ke level 952.

Sementara bursa AS ditutup menguat. Dow Jones ditutup 32.731,20 (+0,32%), NASDAQ ditutup 13.377,54 (+1,23%), S&P 500 ditutup 3.940,59 (+0,70%).

Bursa saham AS ditutup menguat setelah yield dari obligasi 10 tahun akhirnya mulai menurun setelah mencapai nilai tertingginya selama 14 bulan terakhir. Peningkatan yield obligasi ini merupakan cerminan dari optimisme pasar terhadap pertumbuhan ekonomi dan naiknya inflasi.

Hal tersebut didukung oleh pernyataan oleh Gubernur The Fed Jerome Powell yang menyatakan bahwa pemulihan ekonomi sudah mulai terlihat namun masih membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk kembali ke level sebelum pandemi.

Di sisi lain, bursa Asia dibuka menguat mengikuti pergerakan saham di Wall Street. Meskipun demikian, terdapat tekanan dari nilai tukar dolar AS terhadap mata uang lainya karena USD index masih berada di level 91.815, di atas 91.5 pada posisi minggu lalu.

Berikut pergerakan bursa Asia sore ini:

* Indeks Nikkei turun 178 poin ke 28.995

* Indeks Hang Seng melemah 387 poin ke 28.497

* Indeks Shanghai berkurang 31 poin ke 3.411

* Indeks Strait Times terkerek 2 poin ke 3.130

Simak juga Video "Sri Mulyani: Rupiah Cenderung Stabil-IHSG Tembus 6.000":

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)