Inflasi Terjaga, IHSG Naik 8 Poin
Rabu, 01 Mar 2006 16:45 WIB
Jakarta - Keluarnya data inflasi Februari 2006 sebesar 0,58 persen yang sesuai dengan perkiraan pasar, membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Rabu (1/3/2006) naik 8,606 poin pada level 1.239.270.Terjaganya angka inflasi dibawah 1 persen membuat pelaku pasar optimistis perekonomian Indonesia akan segera pulih.Aplagi penurunan angka inflasi yang cukup signifiakn dibanding Januari yang sebesar 1,36 persen, telah membuat Bank Indoensia (BI) menurunkan tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI).Suku bunga SBI satu bulan dalam lelang hari ini turun 1 basis poin menjadi sebesar 12,73 persen, dibanding sebelumnya sebesar 12,74 persen.Indeks LQ-45 naik 2,528 poin ke level 272,952, Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,654 poin pada level 219,915, Main Board Index (MBX) naik 1,870 poin pada level 338,613 dan Development Board Index (DBX) naik 3,705 poin pada level 250,037.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 14.721 kali, dengan volume 1,317 miliar unit saham, senilai Rp 1,205 triliun. Dari jumlah saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 72 saham naik, 42 saham turun dan 60 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Timah (TINS) naik Rp 175 menjadi Rp 2.225, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 125 menjadi Rp 2.175, Telkom (TLKM) naik 100 menjadi Rp 6.300, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 75 menjadi Rp 3.325, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 50 menjadi Rp 3.650 dan Bumi Resources (BUMI) naik Rp 40 menjadi Rp 880.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 100 menjadi Rp 9.550, Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 100 menjadi Rp 4.025, Indosat (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 5.200, Berlian Laju Tanker (BLTA) turun Rp 30 menjadi Rp 1.360 dan Indofood Sukses Makmur (INDF) turun Rp 10 menjadi Rp 830.
(ir/)











































