Bahtera Adimina Terancam Telat Bayar Bunga Obligasi
Kamis, 02 Mar 2006 17:49 WIB
Jakarta - PT Bahtera Adimina Samudera Tbk (BASS) terancam telat membayar bunga ke-23 atas obligasi pertama tahun 2000 yang jatuh tempo 5 Maret mendatang. Perseroan hingga kini belum menyetor dana ke Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang paling lamabat diterima Jumat besok (3/3/2006).Belum membaiknya kinerja perusahaan, karena menurunnya kegiatan operasional menjadi penyebab perusahaan kesulitan likuiditas. "Dana untuk pembayaran bunga obligasi tersebut mengalami keterlambatan untuk disetorkan ke dalam rekening KSEI yang seharusnya pada Jumat ini (3/3/2006). Dengan demikian, distribusi kepada para pemegang obligasi juga akan mengalami keterlambatan," kata Sekretaris Perusahaan BASS, Panudju Adjie dalam penjelasannya kepada Bursa Efek Surabaya (BES), Kamis (2/3/2006).Panudju menjanjikan akan segera melakukan penyetoran dana tersebut secepatnya dan melakukan konfirmasi atas pembayaran tersebut.Sebelumnya, Bahtera Adimina juga pernah mengalami kesulitan membayar sinking fund (penyisihan dana untuk pelunasan obligasi) ke-4 atas obligasi Bahtera Adimina I Tahun 2000 sebesar Rp 10 miliar yang jatuh tempo pada 5 Juni 2004.Kinerja emiten mengalami penurunan terkait adanya peraturan baru Departemen Kelautan dan Perikanan mengenai mekanisme penangkapan ikan. Perseroan diharuskan mendarat terlebih dahulu untuk melakukan pemeriksaan.Perseroan juga menghadapi kesulitan mendapatkan bahan bakar solar, sehingga terpaksa membeli berkali-kali lipat dari pihak ketiga.TrimegahSementara itu, PT Trimegah Securities Tbk menerbitkan surat utang berupa promissory notes I tahun 2006 sebesar Rp 100 miliar dengan denominasi Rp 50 juta. Penerbitan promissory notes ini dimaksudkan untuk menambah modal kerja perseroan.Menurut Direktur Trimegah Rosinu dalam penjelasannya kepada BES, Kamis (2/3/2006) mengatakan, surat utang berjangka waktu 90 hari ini telah didaftarkan di KSEI pada 20 Februari 2006 dengan rencana tanggal distribusinya pada 3 Maret 2006.
(ir/)











































