14 AB Ikuti Remote Trading BEJ
Senin, 06 Mar 2006 13:31 WIB
Jakarta - Jumlah anggota bursa (AB) yang dapat melakukan perdagangan jarak jauh (remote trading) bertambah 14. Ke 14 AB tersebut mempersiapkan sistem dan aplikasi secara mandiri."Bursa Efek Jakarta pada tanggal 2 Maret 2006 telah memberikan persetujuan kepada 14 AB sebagai AB yang dapat melakukan perdagangan secara remote," kata Kepala Divisi Perdagangan BEJ Supandi, Senin (6/3/2006).Ke-14 AB tersebut adalah PT Aldicitra Corportama, PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas, PT Binaartha Parama, PT Erdhika Elit, PT Evergreen Capital, PT Mahastra Capital, PT Millenium Atlantic Securities, PT NC Securities, PT NISP Sekuritas, PT Pacific Duaribu Investindo, PT Pratama Capital Indonesia, PT Senni Cahaya, PT trust Securities dan PT Victoria Sekuritas.Dengan demikian total AB yang sudah bisa melakukan remote trading sampai saat ini mencapai 94 AB.BEJ menargetkan seluruh AB bisa live ikut remote trading pada Maret ini. Dengan adanya remote trading ini perusahaan sekuritas tidak harus mengandalkan lagi perdagangan di lantai bursa.Sistem remote trading secara keseluruhan yang dilakukan AB beberapa kali tertunda dari target semula. Pasalnya, walaupun mayoritas AB sudah siap, BEJ masih menemui hambatan teknis seperti memasukkan kabel fiber optic ke gedung untuk broadband dan masalah dengan pengelola gedung. Jika remote trading sudah direalisasikan ada kemungkinan BEJ akan menghapus lantai bursa. Karena mahalnya penyediaan fasilitas perdagangan saham di lantai bursa yang mencapai Rp 8 miliar per tahun. Melalui remote trading BEJ berharap ada penghematan biaya yang signifikan.Namun penghapusan lantai bursa ini juga masih dilematis karena banyak masyarakat yang belum mengerti seperti apa transaksi saham itu. Dengan adanya lantai bursa, setidaknya bisa menunjukkan bagaimana transaksi saham berlangsung.
(qom/)











































