Investor Kabur Usai AEON Mall Dijual, Saham Sentul City Rontok

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 20 Apr 2021 14:18 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pergerakan saham PT Sentul City Tbk (BKSL) terjun bebas ke level Rp 54 per saham. Pada hari ini, saham emiten properti turun 5,26% sampai auto reject bawah (ARB). Penurunan ini terjadi sehari setelah perusahaan menjual AEON Mall ke investor Jepang.

Berdasarkan data RTI, Selasa (20/4/2021), hingga pukul 13.48 WIB, saham BKSL telah ditransaksikan sebanyak 404,01 juta lembar dengan nilai transaksi mencapai Rp 22,15 miliar. Sementara frekuensi perdagangan saham BKSL mencapai 6.354 kali.

Sebelumnya, Sentul City menjual AEON Mall Sentul City kepada investor asal Jepang, yaitu AEON Jepang yang diwakili oleh PT AEON Mall Indonesia. Transaksi dilakukan pada 15 April 2021.

"Perseroan telah menjual tanah dan bangunan AEON Mall Sentul City kepada PT AEON Mall Indonesia," tulis Presiden Direktur Sentul City, Tjetje Muljanto dalam keterbukaan informasi, Senin (19/4/2021).

AEON Mall Sentul City dijual seharga Rp 1,9 triliun. Uangnya salah satunya akan digunakan untuk melunasi pinjaman ke PT Bank BNI Tbk (BBNI) sebesar Rp 900 miliar.

Dari hasil penjualan tersebut, Sentul City juga akan menggunakan dana tersebut untuk membiayai kegiatan operasional, memenuhi perjanjian, dan memperbaiki kinerja keuangan Perseroan pada kuartal II-2021.

"Tentunya sangat membantu cash flow kami," jelasnya.

Proses penjualan AEON Mall Sentul City di tandatangani Presiden Direktur PT Sentul City (BKSL) Tjetje Muljanto, Direktur PT Sentul City Iwan Budiharsana, dan Direktur Utama PT AEON Mall Indonesia Daisuke Isobe di Marketing Gallery Sentul City, Jalan MH Thamrin, Kav 8, Sentul City, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Lihat juga Video: Investor Ferdie Darmawan Beri Tips Hindari Jebakan Bandar Saham

[Gambas:Video 20detik]



(hek/fdl)