Indeks Saham Gagal Pertahankan Rekor Baru
Selasa, 07 Mar 2006 16:50 WIB
Jakarta - Terpuruknya saham regional ikut menyeret saham-saham di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya gagal mempertahankan rekor barunya.Pada penutupan Selasa (7/3/2006), IHSG turun 16,439 poin pada level 1.246,251. Saham-saham unggulan anjlok terkena aksi profit taking."Penurunan ini masih batas kewajaran karena indeks sempat naik 45 poin poin lalu terkoreksi 16 poin dan ini adalah koreksi lanjutannya, sebagai aksi konsolidasi," kata Edwin Sinaga dari Kuo Capital Raharja, Selasa (7/3/2006).Menurut Edwin, saat ini rentang normal IHSG ada di level 1.240-1.268, sehingga kenaikan atau penurunan yang terjadi masih normal.Investor menurut Edwin, memakai sentimen melemahnya rupiah yang Selasa sore ini ada di level 9.238 dibanding posisi Senin kemarin (6/3/2006) yang ada di level 9.198 per dolar AS.Selain itu, investor juga masih menunggu keluarnya laporan keuangan saham-saham raksasa seperti Telkom, Indosat dan Astra Internasional.Indeks LQ-45 turun 4,351 poin pada level 273,943, Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,082 poin pada level 220,380, Main Board Index (MBX) turun 4,401 poin pada level 340,392 dan Development Board Index (DBX) turun 3,686 poin pada level 251,970.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 14.211 kali, pada volume 2.783.517 lot saham, senilai Rp 1,231 triliun. Sebanyak 39 saham naik, 91 saham turun dan 232 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 350 menjadi Rp 10.100, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 175 menjadi Rp 4.250, Indosat (ISAT) turun Rp 150 menjadi Rp 5.050, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun Rp 75 menjadi Rp 4.200 dam Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 60 menjadi Rp 1.660.Sedangkan saham-saham yang mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 800 menjadi Rp 18.500, Apexindo Pratama Duta (APEX) naik Rp 40 menjadi Rp 870, SMART (SMAR) naik Rp 30 menjadi Rp 1.660, Lippo Karawaci (LPKR) naik Rp 10 menjadi Rp 1.900, Tunas Baru Lampung (TBLA) naik Rp 5 menjadi Rp 215.
(ir/)











































