Indocement Akan Refinancing Utang US$ 340 Juta

Indocement Akan Refinancing Utang US$ 340 Juta

- detikFinance
Rabu, 08 Mar 2006 19:19 WIB
Jakarta - PT Indocement Tbk berencana melakukan refinancing (pembiayaan kembali) atas seluruh utangnya dalam Master Facilities Agreement (MFA) senilai US$ 340 juta tahun ini.Refinancing utang tersebut dilakukan karena nilai agunan yang tidak sebanding dengan nilai utang."Jumlah pokok utang dari MFA sudah berkurang dari ekuivalen US$ 1,1 miliar menjadi US$ 380 juta. Dengan nilai jaminan sekitar US$ 1,65 miliar utang ini menjadi beban bagi perseroan," demikian materi paparan publik PT Indocement Tbk kepada Bursa Efek Jakarta (BEJ), Rabu (8/3/2006).Keuntungan perseroan melakukan refinancing diantaranya untuk meringankan ketentuan pembayaran utang, melepaskan aset yang dijadikan sebagai agunan dan marjin tingkat bunga yang lebih rendah. Selain itu juga akan mengurangi resiko perbedaan antara penghasilan dalam rupiah dengan utang dalam mata uang asing serta resiko nilai tukar.Refinancing utang dalam MFA tersebut terdiri dari fasilitas kontraktor Marubeni senilai US$ 44 juta, pinjaman bilateral dan fasilitas jaminan Japan Bank for International Cooperation senilai US$ 21 juta, pinjaman sindikasi baru senilai US$ 125 juta dan utang kepada HC Finance BV senilai US$ 150 juta.Setelah refinancing komposisi utang dalam bentuk rupiah akan menjadi 56 persen dibandingkan dengan sebelum refinancing sebesar 40 persen. Utang dalam bentuk dolar AS menjadi 17 persen dibandingkan sebelumnya 27 persen dan utang dalam bentuk yen Jepang sebesar 27 persen dari sebelumnya 33 persen.Dalam materi paparan publik itu juga disampaikan perkiraan biaya produksi perseroan yang akan naik 20-25 persen per ton tahun ini. Pasalnya, efek kenaikan bahan bakar dan biaya transportasi baru dirasakan secara penuh tahun ini (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads