Beli Saham Matahari, Gojek Kini 'Kerabat' Lippo

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 12 Mei 2021 09:00 WIB
Logo baru Gojek
Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta -

Rumor PT Aplikasi Karya Anak Bangsa alias Gojek membeli saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) terjawab . Ternyata, MPPA memang melepas saham sebanyak 11,9% ke 3 perusahaan. 11,9% saham MPPA dibeli masing-masing oleh Panbridge Invesment Ltd sebesar 3,33%, Threadmore Capital Ltd sebesar 3,81%, dan PT Pradipa Darpa Bangsa sebesar 4,76%.

Pemegang saham pengendali MPPA adalah PT Multipolar Tbk (MLPL), emiten Grup Lippo. Melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (11/5/2021), manajemen MLPL menjelaskan PT Pradipa Darpa Bangsa adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis.

Nah, 99,996% saham Pradipa itu dipegang oleh PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, pemilik Gojek, dan sebesar 0,004% dipegang oleh PT Dompet Karya Anak Bangsa alias GoPay.

Direktur PT Multipolar Tbk Agus Arismunandar membeberkan pertimbangan perseroan memilih ketiga perusahaan tersebut sebagai pembeli 11,9% saham MPPA.

"Latar belakang dan pertimbangan atas masuknya ketiga pemegang saham tersebut menjadi pemegang saham MPPA karena MPPA merupakan investasi strategis yang memiliki tingkat pengembalian yang baik di masa akan datang," kata Agus dikutip dari keterbukaan informasi BEI tersebut.

MLPL menjelaskan, pelepasan 11,9% saham MPPA tidak berdampak terhadap kegiatan operasional dan kinerja keuangan perseroan.

Setelah melepaskan 11,9% saham MPPA, jumlah aset MLPL meningkat 2% dari dana hasil pelepasan tersebut.

Kemudian, jumlah liabilitas perseroan tidak terpengaruh atas transaksi tersebut. Sementara itu, ekuitas perseroan meningkat sekitar 7%.

Lalu, jumlah penjualan-neto perseroan tidak terpengaruh atas pelepasan saham MPPA. Namun, perseroan membukukan laba atas pelepasan saham MPPA tersebut hingga rugi bersih konsolidasian menurun sekitar 30% pada Proforma Laporan Laba (Rugu) perseroan.

Terakhir, MLPL menyatakan pelepasan 11,9% saham MPPA tidak berdampak terhadap kinerja keuangan perseroan.

(vdl/hns)