Antisipasi Lelang SUN, IHSG Tertimpa Profit Taking
Senin, 13 Mar 2006 16:39 WIB
Jakarta - Perdagangan saham pada penutupan Senin (13/3/2006) tertimpa aksi profit taking, yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 3,761 poin pada level 1.243,661.Momen lelang surat utang negara (SUN), yang akan dilakukan Selasa besok (15/3/2006) membuat investor mulai mengambil ancang-ancang untuk ikut serta. Akibatnya, investor melepas saham-saham unggulan yang dinilai sudah terlalu tinggi harganya.Indeks LQ-45 turun 0,877 poin pada level 273,501, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,191 poin pada level 220,485, Main Board Index (MBX) turun 1,108 poin pada level 339,756 dan Development Board Index (DBX) turun 0,432 poin pada level 251,152.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 13.631 kali, dengan volume 3,342 miliar unit saham, senilai Rp 1,384 triliun. Dari jumlah saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 49 saham naik, 58 saham turun dan 74 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 150 menjadi Rp 10.000, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 100 menjadi Rp 3.725, Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 100 menjadi Rp 6.500, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 3.675 dan Energi Mega Persada (ENRG) turun Rp 30 menjadi Rp 830.Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 150 menjadi Rp 9.500, Arpeni Pratama Ocean Line (APOL) naik Rp 140 menjadi Rp 1.370, Berlian Laju Tanker (BLTA) naik Rp 70 menjadi Rp 1.410, Bakrie & Brothers (BNBR) naik Rp 20 menjadi Rp 160 dan Kawasan Industri Jababeka (KIJA) naik Rp 5 menjadi Rp 120.
(ir/)











































