Rugi Bersih Bakrie Telecom 2005 Mulai Berkurang

Rugi Bersih Bakrie Telecom 2005 Mulai Berkurang

- detikFinance
Selasa, 14 Mar 2006 16:58 WIB
Jakarta - Perusahaan telekomunikasi, PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) membukukan rugi bersih tahun 2005 sebesar Rp 144 miliar, lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang mencatat rugi bersih Rp 298 miliar. Kerugian ini akibat tingginya biaya infrastruktur karena perusahaan gencar melakukan ekspansi jaringan."Biaya modal yang ditanamkan untuk menggelar jaringan dan memperluas cakupan pelayanan menyebabkan peningkatan biaya depresiasi. Akibatnya BTEL sampai saat ini masih membukukan rugi bersih," kata Anindya Bakrie, Presdir BTEL, dalam penjelasan tertulis Selasa (14/3/2006).Meski masih membukukan rugi bersih, BTEL mencatat positif laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) sebesar Rp 24 miliar. Namun EBITDA ini lebih kecil 17,3 persen dibanding tahun 2004.Sementara pendapatan bersih melonjak 50,6 persen menjadi Rp 244 miliar dibanding 2004 yang sebesar Rp 162 miliar.Jumlah pelanggan sampai akhir 2005 mencapai 487 ribu atau naik 153,6 persen dari tahun sebelumnya yang sebanyak 192 ribu pelanggan.Rata-rata pemakaian pulsa per unit (average revenue per unit/ARPU) sebesar Rp 116 ribu per bulan, didorong oleh program talk time yang diluncurkan sejak Agutus 2005.Tahun 2006, perseroan menargtekan 1,3 juta pelanggan, pendapatan kotor Rp 891 miliar dan mulai membukukan laba bersih Rp 7 miliar.Menurut Anindya, dengan pelanggan 487 ribu dan tingkat aktivasi bersih pelanggan Esia pada kuartal akhir 2005 lebih dari 180 ribu, ditambah layanan area baru 15 kota di Banten dan Jawa barat, BTEL optimistis target tersebut dapat tercapai (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads