Tersedot Valas, Pasar Saham Sepi

Tersedot Valas, Pasar Saham Sepi

- detikFinance
Rabu, 15 Mar 2006 16:42 WIB
Jakarta - Transaksi di pasar saham berjalan sepi, karena perhatian investor beralih ke pasar uang dengan terus menguatnya rupiah yang kini di level 9.135 per dolar AS.Pada penutupan Rabu (15/3/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,938 poin pada level 1.244,441. Investor lebih memilih wait and see karena belum adanya sentimen positif yang kuat di lantai bursa.Selain itu, investor masih menunggu keluarnya seluruh laporan keuangan perusahaan 2005 yang paling lambat keluar pada akhir bulan ini.Indeks LQ-45 naik 0,043 poin pada level 273,779, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,137 poin pada level 220,469, Main Board Index (MBX) turun 0,259 poin pada level 339,781 dan Development Board Index (DBX) turun 0,176 poin pada level 252,082.Perdagangan di seluruh pasar tidak begitu ramai dengan transaksi yang terjadi sebanyak 11.134 kali, dengan volume 1,082 miliar unit saham, senilai Rp 946,7 miliar. Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 51 saham naik, 49 saham turun dan 90 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 350 menjadi Rp 10.100, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 75 menjadi Rp 4.050, United Tractors (UNTR) turun Rp 50 menjadi Rp 4.025, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 25 menjadi Rp 3.675 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 10 menjadi Rp 930.Sedangkan saham-saham yang masih mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 150 menjadi Rp 10.150, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 30 menjadi Rp 1.580, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 25 menjadi Rp 3.725, Barito Pacific Timber (BRPT) naik Rp 20 menjadi Rp 600 dan Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) naik Rp 10 menjadi Rp 660. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads