Setelah Lego KPC dan Arutmin, Bumi Merger Dengan Energi
Kamis, 16 Mar 2006 18:32 WIB
Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memastikan akan segera melakukan merger dengan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), setelah menjual seluruh saham PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia. Hal itu dibenarkan Presdir BUMI Ari S Hudaya.Informasi yang dikumpulkan detikcom, Kamis (16/3/2006) BUMI akan tetap berbisnis di bidang energi, tapi tidak lagi sekedar menjual batu bara. Bumi akan mengakuisisi Energi Mega Persada dengan fokus bisnis pada minyak dan gas bumi.Ladang yang dimiliki Bumi setelah membeli Energi setidaknya ada 8 blok di dalam negeri antara lain blok Kangean, blok Malacca dan dua blok di Yaman.Bumi masih akan bermain di batu bara tapi akan memberi nilai tambah pada komoditi ini dengan mengubahnya menjadi liquid (coal to liquid). Untuk bisnis ini, BUMI akan menggandeng perusahaan tambang terbesar dari Afrika Selatan yakni SOAL. Pasalnya, SOAL telah memiliki teknologi membuat coal to liquid.Lokasi tambang batu bara Bumi yang baru berada di Sumatra Selatan. Bumi juga akan masuk ke bisnis biji besi, tembaga dan bio disel.Semua bisnis baru Bumi itu akan menciptakan nilai tambah yang optimal bagi stakeholders yang melebihi pendapatan yang diperoleh sebelum merger.
(ir/)











































