Danareksa Alokasikan Porsi Ritel Obligasi FIF Rp 5 Miliar
Jumat, 17 Mar 2006 12:42 WIB
Jakarta -
PT Danareksa Sekuritas akan mengalokasikan porsi obligasi ritel sebesar Rp 5 miliar terhadap penerbitan obligasi perusahaan pembiayaan sepeda motor, PT Federal International Finance (FIF) Rp 500 miliar.Selain Danareksa, penjamin emisi lainnya yakni PT Kresna Securities juga dikabarkan akan memberikan alokasi untuk obligasi ritel."Kalau disisihkan Rp 5 miliar dengan harga per unit Rp 5 juta berarti itu bisa mengakomodasi seribu investor, saya kira itu cukup," kata Direktur PT Danareksa Harry Wiguna ketika dihubungi melalui telpon, Jumat (17/3/2006).Harry mengatakan, masih ada kemungkinan untuk menambah alokasi porsi ritel bila ternyata terjadi permintaan yang berlebih (oversubscribe). Menurutnya, kecil kemungkinan porsi ritel tidak habis terjual, karena obligasi yang ditawarkan cukup bagus."Kalau tidak terserap, kita yang ambil. Tapi itu kecil kemungkinannya karena barangnya bagus," kata Harry.Sementara itu, Direktur Utama Bursa Efek Surabaya (BES) Bastian Purnama juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, penerbitan obligasi ritel bisa mendorong likuiditas pasar obligasi."Kalau basis investor kuat, likuiditas akan muncul dengan sendirinya karena sarananya sudah siap. Ini juga sejalan dengan master plan penguatan basis investor," ujar Bastian.Sehingga, menurutnya, bukan lagi alasan bagi penjamin emisi enggan mengeluarkan porsi ritel dengan alasan minimnya likuiditas. Bastian mencontohkan ini dengan pasar saham yang likuid setelah nilainya dipecah kecil-kecil.Obligasi keenam FIF ini memperoleh peringkat A+ (A plus) dari Pefindo (Pemeringkat Efek Indonesia).Obligasi ini terdiri dari 3 seri yaitu, seri A sebesar Rp 200 miliar berjangka waktu 370 hari dengan bunga tetap di kisaran 13,75-14,5 persen. Seri B sebesar Rp 100 miliar berjangka waktu 24 bulan dengan bunga tetap dikisaran 14,75-15,5 persen. Seri C sebesar Rp 200 miliar berjangka waktu 36 bulan dengan bunga tetap 15,75-16 persen.Dana dari penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk pembiayaan kredit kendaraan bermotor. Obligasi ini akan dijamin dengan piutang lancar pembiayaan sebesar 60 persen dari pokok obligasi.Oligasi ini akan ditawarkan pada 12-17 April dengan masa penawaran awal (book building) 15-28 Maret 2006. Rencananya, obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Surabaya (BES) pada 24 April 2006.
(ir/)










































