Corona Menggila, Saham Farmasi Ikut Ngamuk Naik Sampai Mentok!

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 21 Jun 2021 15:52 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia belakangan ini telah membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menurun. Namun tidak semua saham anjlok, ada yang justru malah menguat, yaitu saham farmasi.

Saham-saham di sektor farmasi naik sangat tinggi. Bahkan ada yang naik sampai menyentuh level auto reject atas (ARA)atau naik sampai batas atas.

Saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) misalnya, hari ini naik sampai 24,89% atau 580 poin ke level Rp 2.910. Itu merupakan batas kenaikan tertinggi dalam satu hari.

Tak hanya KAEF, saham PT Indofarma Tbk (INAF) juga naik sangat tinggi hingga menyentuh ARA. Saham farmasi ini naik 510 poin atau 24,64% ke posisi Rp 2.580.

Saham PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) juga naik sangat tinggi sebesar 24,91% atau 350 poin ke posisi Rp 1.755. Angka itu juga menyentuh kenaikan ARA.

Sementara saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) tercatat naik 8,82% atau 120 poin ke level Rp 1.480. Nah, begitu pergerakan saham farmasi hari ini.

(ara/ara)