Jokowi Tak Pilih Lockdown, IHSG Lanjutkan Penguatan ke 6.047

Tim detikcom - detikFinance
Kamis, 24 Jun 2021 09:06 WIB
Indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik melemah 0,07% atau 3,04 poin ke level 4.497,91 pada perdagangan Rabu (18/11/2015). Sementara HP Analytics mengemukakan indeks MSCI Asia Pacific dibuka menguat pagi tadi, didorong oleh penguatan pada saham di bursa Jepang. Mata uang yen melemah terhadap dolar menjelang pertemuan bank sentral Jepang (BOJ). Para investor juga menanti hasil minutes dari the Fed yang akan dirilis hari ini. IHSG hari  diperkirakan bergerak di kisaran 4.4534.545, Rabu (18/11/2015). Rachman Haryanto/detikcom.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka hijau. IHSG naik 12 poin (0,2%) ke level 6.047. Sementara nilai tukar dolar AS ada di level Rp 14.411 pagi ini.

Pasar sepertinya merespons positif pernyataan Presiden Joko Widodo yang lebih memilih PPKM mikro dibandingkan lockdown. Ini adalah ketiga kalinya berturut-turut IHSG dibuka hijau setelah sebelumnya sempat anjlok 2% pada Senin awal pekan lalu.

Pada pra perdagangan, IHSG dibuka menguat 17 poin atau 0,13% ke level 6.052. Sementara indeks LQ45 naik 4 poin atau 0,49% ke level 863.

Berdasarkan riset Artha Sekuritas, IHSG diprediksi melemah. Pergerakan akan masih akan dipengaruhi kenaikan kasus COVID-19 dari dalam negeri serta diberlakukannya pembatasan baru yang lebih ketat serta ada potensi pemulihan ekonomi akan melambat pada 3Q21.

Sementara itu, Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur. Dow Jones ditutup 33,874.24 (-0.21%), NASDAQ ditutup 14,271.70 (+0.13%), S&P 500 ditutup 4,241.84 (-0.11%).

Bursa saham US ditutup bercampur. Setelah 2 hari menguat secara berturut-turut, kini index saham S&P 500 menghentikan penguatannya. Saat ini investor memiliki pandangan yang bercampur, di satu sisi inflasi masih diprediksi akan terus menguat hingga akhir tahun 2022, namun komentar The Fed adalah bahwa peningkatan inflasi hanya bersifat sementara.

Selain itu Investor juga masih khawatir bile The Fed akan meningkatkan suku bunga bila inflasi masih tidak terkendali. Dalam jangka pendek, investor menanti data ekonomi, klaim pengangguran untuk indikator pemulihan ekonomi US.

Bursa Asia pagi ini mayoritas bergerak positif. Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

  • Indeks Nikkei menguat 42 poin ke level 28.917
  • Indeks Hang Seng naik 115 poin ke level 28.935
  • Indeks Shanghai turun 5 poin ke level 3.560
  • Indeks Straits Times terkerek 9 poin ke level 3.128

Tonton video 'Pesan Sederhana Jokowi: Tinggal di Rumah, Jika Tak Ada Hal Mendesak':

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)