Setelah Direstrukturisasi, Utang Obligasi Rp 150 M Modern Land Lunas

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 08 Jul 2021 11:23 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

PT Modernland Realty Tbk mengumumkan telah membayar surat utang atau Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2015 Seri B sebesar Rp 150 miliar.

Investor Relations and Budgeting Director PT Modernland Realty Tbk, Bobby Heryunda menuturkan dalam pembayaran itu pihaknya telah memenuhi kewajiban pelunasan Pokok Obligasi serta pembayaran Bunga Obligasi sejak diputuskannya hasil Restrukturisasi pada Juli 2020 lalu.

"Karenanya Perseroan menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh para Pemegang Obligasi serta kerjasama yang baik dari pihak-pihak terkait karena turut terlibat dalam penyelesaian Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2015 Seri B tersebut," ujar dia dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (8/7/2021).

Sebagai informasi, restrukturisasi yang diajukan perusahaan pada 14 Juli 2020 lalu itu menyepakati terjadinya beberapa perubahan, di antaranya, Perubahan Tingkat Bunga Obligasi, Perubahan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi, Penambahan Jaminan atas Obligasi serta Penambahan ketentuan mengenai Pembayaran Dipercepat oleh Perseroan.

Bobby Heryunda menjelaskan, selain menyelesaikan pembayaran obligasi pihaknya juga mendapatkan dukungan dari Pemegang Obligasi atas restrukturisasi Guaranteed Senior Notes yang jatuh tempo tahun 2021 dan 2024.

Restrukturisasi baru itu akan dilaksanakan melalui proses Scheme of Arrangement atau perjanjian yang disetujui pengadilan antara perusahaan dan pemegang saham atau kreditur. Proses itu akan dil di Pengadilan Tinggi Singapura.

Dalam proses pengaturan itu akan memuat beberapa perubahan meliputi, perubahan jatuh tempo obligasi, perubahan tingkat bunga obligasi, dan penambahan jaminan aset.

Saat ini Modernland Realty tengah membangun beberapa proyek properti Residential Segment seperti di area Jakarta Garden City (JGC), Kota Modern dan Bukit Modern (ModernHill). Bobby mengatakan akan memberikan berbagai penawaran menarik berupa diskon maupun cashback bagi konsumen proyeknya tersebut.

Dia juga berencana meluncurkan produk perumahan dengan menggunakan teknologi material precast (cluster precast) di mana material precast tersebut dapat lebih mempercepat proses pembangunan rumah sehingga serah terima unit dapat segera dilaksanakan dalam waktu singkat. Upaya ini sejalan dengan program relaksasi PPN yang diluncurkan Pemerintah.

Kemudian, Bobby Heryunda juga menyampaikan tengah mengembangkan Zona Industri Halal pertama di Indonesia seluas 500 hektar bernama Modern Halal Valley yang berada di dalam kawasan ModernCikande Industrial Estate.

"Zona industri halal yang kami kembangkan memiliki infrastruktur dan fasilitas yang menunjang manajemen dan distribusi halal, baik untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun pasar internasional," pungkas Bobby



Simak Video "Soal Wacana Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Masuk Mal di Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)