MDLN Raup Penjualan Rp 341 M di Kuartal I-2021

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 14 Jul 2021 18:16 WIB
Dok Modernland Realty
Foto: Dok Modernland Realty
Jakarta -

PT Modernland Realty Tbk melaporkan pada kuartal I-2021, total marketing sales atau pra penjualan berbagai proyek propertinya mencapai Rp 341 miliar. Namun, pencapaian itu menurun 5% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020 sebesar Rp 359 miliar.

"Kondisi ini disebabkan oleh adanya penurunan penjualan pemasaran di beberapa proyek Perseroan lainnya," kata Investor Relations and Budgeting Director PT Modernland Realty Tbk. Bobby Heryunda dalam keterangannya, Rabu (14/7/2021).

Meski terjadi penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, untuk pra penjualan sejumlah proyek disebut meningkat. Hal itu karena strategi promo yang dilakukan perusahaan.

Menurut Bobby, strategi itu terbukti mampu menghasilkan peningkatan marketing sales yang cukup signifikan untuk proyek-proyek Modernland Realty seperti Jakarta Garden City, Kota Modern, serta ModernHill.

"Sepanjang Kuartal I 2021 pertumbuhan marketing sales di Jakarta Garden City sebesar Rp 162 Miliar atau meningkat 86% dibanding periode yang sama tahun 2020. Sementara, Kota Modern dan ModernHill membukukan marketing sales sebesar Rp 15 Miliar, melonjak 274% dibanding periode yang sama tahun 2020," ujar Bobby.

Sementara, segmen industrial Perseroan hanya membukukan marketing sales Rp 15 miliar, anjlok 95% dari Rp 290 miliar di kuartal I-2020. Segmen hospitality dan lainnya menyumbang penjualan sekitar Rp29 miliar.

Dari sisi operasional, pendapatan PT Modernland Realty Tbk. pada kuartal I 2021 tercatat meningkat 76,12% atau sebesar Rp 196,94 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 111,83 miliar.

Kemudian, kenaikan pendapatan terjadi pada segmen penjualan tanah dari nihil pada tahun sebelumnya menjadi Rp 38,67 miliar, rumah tinggal dan ruko meningkat dari Rp 78,99 miliar menjadi Rp 119,08 miliar, EPS dan wiremesh dari Rp3,01 miliar menjadi Rp4,58 miliar.

"Adapun, pendapatan hotel dan sewa mengalami kenaikan dari Rp18,36 miliar menjadi Rp21,42 miliar serta pendapatan lapangan golf dan restoran club house meningkat dari Rp11,36 miliar menjadi Rp13,19 miliar," jelas Bobby.

(zlf/zlf)