Inco Bagikan Dividen 8,5 sen dolar AS
Rabu, 29 Mar 2006 13:30 WIB
Jakarta - PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO) membagikan dividen sebesar 8,5 sen dolar per saham, yang terdiri dari dividen final tahun 2005 sebesar 2,5 sen dolar per saham dan dividen luar biasa senilai 6 sen dlar AS per saham.Dividen ini akan dibayarkan kepada pemegang saham pada 12 Mei mendatang. Demikian hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Inco yang berlangsung di Hotel Ritz Carlton, kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (29/3/2006). "Keputusan untuk membayar dividen luar biasa sebesar 6 sen dolar AS per saham dengan mempertimbangkan kinerja keuangan perseroan tahun 2005 yang sangat baik," kata Presdir Inco, Bing Tobing Sebelumnya, Inco juga telah membayarkan dividen interim tahun buku 2005 sebesar 2,5 sen dolar AS per saham pada 8 Desember 2005. Sehingga total keseluruhan dividen 2005 mencapai 11 sen dolar AS per saham. Jumlah ini sama dengan dividen yang dibayarkan pada tahun 2004. Total dividen tahun 2005 mencapai US$ 110 juta. Menurut Bing, pemegang saham Indonesia akan menerima dividen dalam rupiah. Nilainya akan disesuaikan dengan kurs tengah yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) pada 28 April mendatang. Sedangkan pemegang saham asing tetap dalam mata uang dolar AS.Dalam RUPS juga diputuskan untuk mengangkat Peter C Jones sebagai Preskom. Rumengan Musu sebagai Wapreskom dan anggota komisaris adalah Ronald C Aelick, Achmad Amiruddin, Robert D.J Davies, Peter J Goudie, Takeshi Kubota, Susuno Makino, Soetaryo Sigit dan Subarto Zaini.Di jajaran direksi nama baru yang muncul adalah Timothy C Netscher sebagai Wapresdir menggantikan James K Gowans yang telah pensiun.UtangMenurut Bing, Inco akan membayar habis utang jangka panjangnya pada akhir Maret 2006. "Inco masih melihat kemungkinan pinjaman kembali tapi masih dalam pertimbangan," ujar Bing.Jumlah utang yang akan dibayar akhir Maret ini mencapai US$ 38,4 juta. Sedangkan jumlah utang yang sebelumnya dibayar US$ 76,8 juta.Mengenai pendanaan biaya modal atau capital expenditure (capex) tahun ini yang sebesar US$ 151 juta, akan didanai dari internal perusahaan.
(ir/)











































