Citigroup Indonesia Tinggalkan Bisnis Reksa Dana

Citigroup Indonesia Tinggalkan Bisnis Reksa Dana

- detikFinance
Senin, 03 Apr 2006 11:46 WIB
Jakarta - PT Citigroup Securities Indonesia (CSI) menjual divisi aset manajemen yang mengelola reksa dana senilai Rp 928,7 miliar kepada PT Fortis Investment Penjualan divisi aset manajemen ini merupakan kelanjutan dari strategi global Citigroup, yang hanya memfokuskan diri sebagai agen penjual reksa dana (third fund distribution) dan bukan sebagai pengelola."Diharapkan transaksi ini akan selesai pada akhir Juni 2006," kata Presdir CSI Frederick Wattimena dalam jumpa pers di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Senin (3/4/2006).Pada Juni tahun lalu, Citigroup telah menjual bisnis aset manajemennya di seluruh dunia kepada Legg Masol senilai US$ 500 juta."Karena di Indonesia Legg Masol tidak memiliki representatif maka Citigroup mencari manajer investasi lain yang memiliki karakteristik sama atau lebih untuk mengelola ketiga reksa dana-nya," ujar Frederik.Khusus di Indonesia, CSI hanya akan fokus pada bisnis penjaminan emisi (underwriting) dan obligasi (fixed income). Reksa dana yang dijual CSI tersebut adalah Citi Reksa Dana Prima, Citi Reksa Dana Ekuitas dan Citi Reksa Dana Rupiah Plus. Investor reksa dana CSI sebesar Rp 500 miliar adalah investor institusi dan sisanya investor ritel.Dengan penjualan tersebut, pengelolaan tiga reksa dana CSI dialihkan ke Fortis Investment. Ketiga reksa dana tersebut akan berubah nama menjadi Reksa Dana Fortis Prima, Reksa Dana Fortis Ekuitas dan Reksa Dana Fortis Rupiah Plus. Saat ini dana kelolaan reksa dana Fortis Investment mencapai Rp 2,2 triliun.Dalam masa peralihan tersebut, ketiga reksa dana tetap akan dikelola oleh CSI. "Subscription (pembelian) dan redemption (penjualan) tetap bisa dilakukan dalam masa pengalihan," kata Presdir Fortis Investment, Eko P Pratomo.Menurut Eko, pembelian aset CSI merupakan tujuan Fortis Investment secara global untuk meningkatkan aset khususnya di kawasan Asia. Fortis Investment yang kini menjadi pengelola aset terbesar kedua di Cina menargetkan perolehan yang sama di Indonesia.Jadwal pengalihan reksa dana ini adalah, selama 60 hari kedepan CSI dan Fortis Investment akan melakukan sosialisasi kepada pemegang unit reksa dana. Pada minggu pertama Juni akan ditandatangani kontrak investasi kolektif antara keduabelah pihak. Minggu kedua Juni, dilakukan pengajuan ke Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) dan diharapkan mendapat persetujuan efektif pada akhir Juni. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads