Ditinggal Komut, Produsen Anker Bir Setor Dividen Rp 52,5 M ke DKI

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 25 Agu 2021 19:45 WIB
Anker Bir
Foto: Dok. Delta Djakarta
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mendapat dividen sebanyak RP 52,5 miliar dari produsen Anker Bir PT Delta Djakarta Tbk. Perusahaan minuman alkohol ini masih mencetak laba meski banyak pelaku usaha terdampak pandemi COVID-19.

Tahun 2020, Delta Djakarta mencetak laba sebanyak Rp 123,5 miliar. Laba itu mengalami penurunan sebanyak 61% dibanding tahun sebelumnya Rp 317 miliar.

"Pada RUPS tahun ini tahun buku 2021, Pemprov DKI Jakarta akan mendapat dividen sebesar Rp 52,5 miliar. Bisa dibayangkan dalam kondisi ekonomi kita masih dalam posisi resesi PT Delta Djakarta masih mampu menyetor dividen sebesar itu ke kas Pemprov DKI Jakarta, hal ini membuktikan bahwa perusahaan ini sangat sehat dan memiliki prospek yang sangat bagus ke depan," kata Sarman Simanjorang dalam keterangannya, Rabu (25/8/2021).

Dalam RUPS yang digelar kemarin, Sarman yang menjabat sebagai komisaris utama mengundurkan diri karena mendapat tugas baru di perusahaan pelat merah. Dia mengatakan, sesuai aturan yang di Pemprov DKI Jakarta, komisaris BUMD tidak boleh merangkap sebagai komisaris BUMN.

"Pada RUPS tahun 2020 lalu, jabatan saya masih diperpanjang sampai dengan tahun 2023, namun saya tidak dapat menyelesaikan masa bakti ini karena saya mendapat tugas baru di BUMN tepatnya menjadi Komisaris di PT Pertamina Geothermal Energy salah satu anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang pengelolaan panas bumi (geothermal) yang diolah menjadi energi listrik," paparnya.

Ia pun mengucap terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang saat itu memberikan kepercayaan padanya.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Gubernur Anies Baswedan dan pak Sandiaga S Uno Wakil Gubernur DKI Jakarta saat itu yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan berkarya di lingkungan BUMD milik Pemprov DKI Jakarta selama 3 tahun 4 bulan," katanya.

Sebagai informasi komposisi pemegang saham PT Delta Djakarta Tbk adalah San Miguel sebesar 58,33% setara 467 juta lembar saham, Pemprov DKI Jakarta sebesar 26,25% setara 210 juta lembar saham dan sisanya adalah publik sebesar 15,42%.

(acd/dna)