Masih Rugi Rp 766 Miliar, Saham Bukalapak Merosot 5,82%

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 01 Sep 2021 18:00 WIB
Bukalapak
Masih Rugi Rp 766 Miliar, Saham Bukalapak Merosot 5,82%
Jakarta -

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) masih menderita kerugian di semester I-2021. Laporan keuangan yang masih negatif itu membuat saham BUKA merosot tajam.

Melansir laporan keuangan perusahaan dalam keterbukaan informasi, Rabu (1/8/2021), pendapatan Bukalapak sebenarnya meningkat di periode 6 bulan pertama tahun ini, namun perusahaan masih menderita kerugian.

Tercatat di semester I-2021 BUKA mengantongi pendapatan neto Rp 863,62 miliar. Angka itu naik 34,67% dibandingkan periode yang sama di 2020 sebesar Rp 641,28 miliar.

Beban pokok pendapatan Bukalapak meningkat dari Rp 69,47 miliar menjadi Rp 118 miliar. Beban penjualan dan pemasaran juga naik dari Rp 769,13 miliar menjadi 881,73 miliar. Namun beban umum dan administrasi berhasil ditekan dari Rp 850,94 miliar menjadi Rp 659,09 miliar.

Di semester I-2021 Bukalapak juga masih mengalami rugi bersih Rp 766,23 miliar. Meski begitu rugi bersih tersebut mengalami penyusutan dari semester I-2020 sebesar Rp 1 triliun.

Dari sisi total aset Bukalapak mengalami kenaikan yang sangat tinggi. Pada posisi akhir 2020 total aset Bukalapak Rp 2,59 triliun menjadi Rp 4 triliun di akhir Juni 2021.

Meskipun total liabilitas juga ikut naik dari Rp 985,82 miliar di akhir 2020 menjadi Rp 1,02 triliun di akhir Juni 2021.

Laporan keuangan itu sepertinya menjadi pemberat pergerakan saham Bukalapak hari ini. Tercatat saham BUKA ditutup melemah hingga 5,82% ke posisi 890.

Tonton juga Video: Microsoft Akan Genjot Bukalapak Rp 1,46 T

[Gambas:Video 20detik]



(das/fdl)