Fasilitas LPG Terminal Pelabuhan Rembang Beroperasi Akhir 2021

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 10 Sep 2021 17:19 WIB
Petugas melakukan pengisian gas ke dalam tabung LPG 3 kg di Stasiun Pengisian Bahan bakar Elpiji (SPBE) di kawasan Terminal LPG Makassar, Kamis (3/10/2019). Setiap hari terminal tersebut memproduksi 22 ribu tabung 3 kg berisi gas dengan kapasitas 60-70 metrik ton untuk kebutuhan warga Makassar.
Ilustrasi Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) segera operasikan Temporary Supply Point LPG Terminal di Pelabuhan Rembang pada kuartal IV-2021. Anak usaha perseroan, PT Heksa Energi Mitraniaga (HEMA) telah membangun Fasilitas Temporary bulk LPG yang terletak di pelabuhan Rembang itu sejak Mei 2021.

Saat ini ini progress pembangunan sudah mencapai 85%. Fasilitas yang dibangun adalah dermaga sandar tanker LPG berkapasitas maksimum 3.500 DWT, filling station truck LPG beserta fasilitas pendukungnya dengan minimum kapasitas penyaluran LPG 550MT per hari.

"Total dana yang disediakan perseroan untuk membiayai pembangunan infrastruktur ini adalah sampai sebesar US$ 7,6 juta. Pendanaan atas proyek ini sebagian menggunakan pinjaman dari Bank Mandiri," Kata Direktur RAJA Oka Lesmana dalam public expose virtual BEI, Jumat (10/9/2021).

Pembangunan LPG terminal ini bertujuan untuk menjadi salah satu fasilitas distribusi LPG Pertamina di Wilayah Jawa Tengah. LPG dari terminal ini akan memenuhi kebutuhan suplai LPG ke berbagai lokasi SPBE-SPPBE dan agen industri di wilayah Jawa Tengah.

Selain itu pembangunan fasilitas ini juga diharapkan dapat menjamin kelancaran kebutuhan distribusi bulk LPG secara berkesinambungan, termasuk untuk menjaga ketersediaan operasional distribusi LPG di wilayah Jawa Tengah.

(acd/ang)