BES Pasrah Dipaksa Merger 2006
Kamis, 06 Apr 2006 12:29 WIB
Jakarta - Otoritas Bursa Efek Surabaya (BES) mengaku akan mengikuti keinginan Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) yang mewajibkan Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan BES merger tahun ini.Sebelumnya dalam rencana induk (master plan) yang dibuat Bapepam tahun lalu, merger kedua bursa baru akan dilakukan tahun 2008."Soal itu kita serahkan sajalah ke Bapepam, soal merger itu sudah dibicarakan dalam rapat SRO/Self Regulatory Organization (BEJ, BES, KPEI, KSEI) beberapa hari lalu," kata Dirut BES Bastian Purnama, di Jakarta, Kamis (6/4/2006).Ketua Bapepam Darmin Nasution meminta, kedua bursa ini segera melakukanrapat umum pemegang saham (RUPS) untuk meminta persetujuan rencana merger itu pada semester satu ini.Bastian mengatakan, soal pelaksanaan RUPS memang harus dibicarakan lebih lanjut. Menurutnya, rencana tersebut bisa feasible dilakukan dalam waktu dekat, jika dibentuk kelompok kerja khusus merger."Kan harus dibentuk dulu kelompok kerja nanti kerangkanya seperti apa baru dibicarakan ke RUPS," katanya.Bastian mengaku dalam rapat SRO beberapa hari lalu, belum dibicarakan rencana detail merger ini.Sebelumnya penggabungan dua bursa ini dikabarkan akan dilakukan melalui akuisisi yang dilakukan BEJ terhadap BES. Namun Bastian menilai, merger lebih ideal jika BEJ-BES dilebur ketimbang akuisisi.Bapepam berencana melakukan merger tersebut bersamaan dengan dengan pembentukan lembaga Bond Pricing Agency (BPA) yang menangani pelaporan dan analisis harga obligasi.
(ir/)











































